Malam di taman Sri Baduga

60 1 0
                                        


Kemarau menghantarkan dingin yang gigil di malam
Panas yang terik di siang
Bintang gempitang masih bergelantungan
Gunung gemunung masih tegap beberapa dan sigap sisanya.

Entah angin apa dimalam begini rupa
Lampu taman menjelma matamu yang menyala
Jingga dindingnya terang intinya
Mata senja…

Seketika, lampu taman menjelma danau
Yang kita duduk di pesisirnya
Tugasku hanya satu
Menerjemahkan pejam matamu yang dalam

Aku coba menerka bayangmu dibelakang
Senja bagiku adalah pengharapan katamu
Pengharapan bagi yang kalah hari ini lanjutmu
Matahari seperti enggan tenggelam
Masih ingin jinga dan sedikit hangat

Matamu mata senja
Beranak di lampu taman yang menyala
Malam merangkak hingga subuh
Kemarau masih utuh dan aku hendak runtuh…..

Hai finito le parti pubblicate.

⏰ Ultimo aggiornamento: Nov 30, 2019 ⏰

Aggiungi questa storia alla tua Biblioteca per ricevere una notifica quando verrà pubblicata la prossima parte!

MATA SENJALa tua prossima ossessione. Scoprilo ora