chapter 1

32 2 0
                                        


       "Selamat pagi ?" Ucap seorang gadis manis pada temannya yang tak menghiraukan keberadaanya sejak ia datang.

Siswa itu hanya tersenyum dan meninggalkannya di lorong kelas yang hening

"Agata?" Sapa ripan  hangat
"Ya!" Jawab gadis itu singkat
"Kenapa kamu bersikap dingin padaku?" Tanya ripan penasaran

"Aku rasa aku tidak perlu menjawab sesuatu yang jawabannya sudah kamu ketahui.!"  Jawab Agata dengan muka datar

Agata bergegas meninggalkan ripan yang terheran heran dengan sikap Agata padanya, padahal gadis itu begitu ceria sebelumnya

"Kenapa aku harus bertemu ripan pagi ini?" Tanya nya di dalam hati.
   Agata melanjutkan langkahnya

"Ripan?" Tanya Agata heran

"Kamu menghindari ku Agata ?"
Tanya ripan sambil tersenyum manis pada Agata

  "Diam mu menjelaskan segalanya Agata!" Lanjutnya sendu

"Aku tidak akan pergi dan menghilang kamu tidak perlu mencari ku pan!" Jawab Agata yang mulai merasa bersalah

Ripan memegang tangan Agata dan berkata
"Setidaknya berikan senyuman mu padaku agata, biarkan aku melihat senyummu yang manis itu !"
Agata tersenyum dan melepaskan pegangan ripan yang cukup erat

Kelas mereka berbeda sehingga membuat kesempatan ripan bertemu Agata sangat singkat

"Ciee ripan!" Ejek rain

"Apaan si rain!" Agata menjawab dengan nada tinggi

"Dia keliatan sayang banget sama kamu !" Ungkap rain senang

"Aku benci dia rain!" Agata mendengus dan meninggalkan kelas dengan raut wajah kesal

"Agata ....mau kemana?" Teriak rain yang mulai sadar akan kemarahan temannya
"Pulang!" Jawabnya ringan

Agata terdiam di belakang lapangan sekolah, mungkin fikiran kalian dia gila karena meninggalkan kelas dan bolos pelajaran tapi itulah Agata Chrisye memang nekat.

"Dimana Agata ?" Tanya seorang guru fisika

Semua murid terdiam, tidak biasanya Agata meninggalkan kelas seperti hari ini

"Jawab" teriaknya geram
Semua murid tetap diam
 
"Dimana Agata?" Ia mengulang teriaknya dengan nada yang lebih tinggi

"Tuhan semoga agata tidak pulang!"
Gumam rain dalam hati
 
      Guru itu menyerah dan memilih melanjutkan pelajaran .

promiseWhere stories live. Discover now