"aku akan menjadi penyihir yang hebat!" Bermula dari sebuah kisah di mana peperangan dunia terjadi. Dan para president mulai memperkembangkan populasi para penyihir di dunia.
Perang dunia ke-3 pun terjadi. Dimana kerakusan para pejabat-pejabat dan elite global untuk saling menguasai menjadi bertambah sehingga merenggut banyak nyawa orang-orang yang tidak berdosa.
June,1,2021 Tokyo-japan
Nina : "ayah jangan pergi. Nanti kalau Nina tidak bisa tidur lagi bagaimana?"
Ayah : "Nina. Ayah harus pergi demi kepentingan dan keamanan keluarga kita. Kau kan bisa bersama ibu"
Ibu : "iya Nina. Ayah pergi untuk menyelamatkan nyawa banyak orang. Ayahmu akan menjadi pahlawan"
Nina : "tidak yah! Jika hanya aku dan ibu saja yang ada di rumah ini. Pasti tidak akan terasa lengkap!"
Ayah : "Nina. Ayah tau-"
Nina : "SUDAHLAH!"
Nina pun masuk ke dalam kamar lalu mengunci pintu kamarnya.
Saat jam makan malam
*Tok tok
Suara ketukan pintu yang di bunyikan oleh ibunya Nina untuk mengajak anaknya makan.
Ibu : "Nina. Apa ibu boleh masuk?"
Walaupun ibunya berkata seperti itu Nina tetap terdiam dan tidak ingin menjawab omongan dari ibunya tersebut.
Lalu ketukan kedua pun datang
*Tok tok
Tetap saja tidak ada jawaban dari Nina.
Karena khawatir ibunya pun mendobrak pintu tersebut
GUBRAK!! bunyi dari dobrakan pintu. Setelah itu. Ibu nya tidak melihat Nina ada di kamar. Melainkan sebuah jendela yang terbuka dan lemari yang berserakan.
Ibu : "Nina...."
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Nina POV*
Dingin sekali. Apakah ada makanan yang bisa ku makan?
Ujar Nina dalam hatinya.
Sejenak Nina melihat tumpukan sampah lalu mendekatinya.
Nina lalu meraba-raba isi dari tumpukan sampah tersebut. Dan lalu mengambil ikan sardine kalengan yang sudah kadaluarsa.
~nyam nyam.
Setelah selesai makan. Nina pun bergegas menuju perbatasan kota. Rumahnya tidak terlalu jauh dari perbatasan kota. Sehingga dapat memudahkan Nina.
Namun di perjalanannya ia melihat tentara militer Amerika yang sedang berjaga-jaga disana. Karena saking takutnya,badan Nina pun bergetar tidak terkendali. Dan secara tidak sengaja ia menginjak ranting pohon. Dan tentara Amerika itu pun berbalik badan.
"Wow look a little girl." Ucap tentara Amerika yang tida di mengerti oleh Nina.
"Where are you from,little girl?" Nina hanya terdiam dan gemetar.