Chapter 1: The flour bomber

24 2 0
                                        

"oh no... please don't kill me! I have a child.." ucap airin, saat ini mereka sedang memainkan roleplay sebagai the old lady and the mugger. "but I have to kill you!" ucap Sabbath, "just kill my husband!" ucap airin, "me?" Tanya giftsen. Tiba tiba seseorang membawa semangkuk tepung "hey! That's the flour bomber!" tiba tiba sang flour bomber melmpar semangkuk tepung ke muka kiel dan the flour bomber pergi begitu saja. 

/intro opening/

"i can't believe that flour bomber attacking us again!" ucap sabbath, "hey i made you a flower  from a paper" ucap nanda sambil memberikan sabbath sebuah bunga yang terbuat dari kertas, dengan sigap sabbath membelah dua bunga nya dan menarik kerah baju nanda "Leave now, or i'll bite your face!" ucap sabbath yang membuat nanda lari tergesa gesa. sjan masuk ke auditorium dan langsung mencari teman teman nya "Guys! i heard that the flour bomber strike again!" ucap sjan, "well you think?" tanya davida sambil mengarahkan pandangan nya ke wajah kiel, "well i didn't know what i'm thinking" ucap sjan yang benar benar tidak tau apa apa, "well look at my face" ucap kiel, "your chin pimple?" ucap sjan yang membuat kiel memegang dagunya. bell berbunyi

"I'm not ok!" ucap terry, saat ini mereka sedang berkumpul di kelas untuk merencanakan operasi pentutasan flour bomber. "everything about you never right isn't it?" celetuk sabbath. "maksud gw kenapa flour bomber itu tetep nyerang kita?" tanya terry, "well if we want to solve a problem we have to make a solution!" ucap Airin, "I have an idea.." ucap sjan yang membuat orang merasa bodo amat seketika, "what if we, make a food from a burger bun then we put the beef in a shape of hot dog! we call it the hot durger!" ucap sjan yang membuat orang orang menolaknya "fine! imma do it anyway!" ucap sjan "I'm really getting tired and depressed now! AAAAAAAA" terry berdiri dia membuka pintu kelas saat dia keluar the flour bomber melempar tepung tepat di muka terry yang membuat terry pingsan seketika. "he's not dead just leave him be!" ucap sabbath

siang terik dibawah panas matahari di kantin, sjan membawa gerobak kecil dengan dagangannya yang bertuliskan 'hot durger' dia tetep tegas dengan idenya kemarin "Hot Durger! Hot Durger! anyone!" beberapa murid di kantin mengerumuni sjan untuk membeli hot durgernya. "hi do you want some..." ternyata di antaranya terdapat the flour bomber yang lalu melemparkan sjan tepung tepat di mukanya "ahahaha it's doesnt seems that fun isn't it?" . the flour bomber kabur, rayvenn dan salomo mengejar flour bomber tetapi sayangnya dia hilang begitu saja.

 sementara itu, sabbath menggunakan gaun barunya yang baru saja dia beli di sebuah toko online. dia mengelilingi sekolah dengan speaker dan mic sambil berkata "it's just me! walking around school! with my new expensive dress! i hope! that the flour bomber! doesn't ruin my dress! by flour bombing me!" ucap sabbath "ok what are you doing again?" tanya davida, "I'm making sure the flour bomber, flour bombing me. so i can catch him or her or what ever!" ucap sabbath, mr oyo melewati lorong di ikuti dengan sjan yang memaksanya untuk membeli hot durgernya sampai dia guling guling dan menahan kaki mr oyo, "Please mr oyo, please! just take this and give me some money! at least it's free shipping!" ucap sjan sambil menahan kaki Mr oyo, "i'm sorry sjan, i don't like your Hot Durger" ucap Mr oyo, "GOD JUST TAKE THIS!" ucap sjan yang masih memaksa, "HEY THE FLOUR BOMBER!" tiba tiba the flour bomber lari dan menyerang Mr oyo tepat di mukanya. the flour bomber lalu pergi begitu saja. "HEY! YOU SHOULD'VE JUST ATTACK ME" ucap sabbath. "oh my god, what happend?" tanya airin, "the flour bomber just attacking mr oyo!" ucap raymond, "well, we should get out of here before the flour bomber attacking us again!" ucap sjan, "you know the flour bomber only attacking one people per day.." ucap airin saat airin dan giftsen menghadap belakang the flour bomber muncul dan melemparkan tepung ke muka mereka. "well now he/she strike more" ucap sjan.

mereka kembali ke kelas dan kali ini mr oyo membantu mereka menyusun rencana menyelesaikan masalah ini. "i agreed with airin, if you wan't to solve the problem. you need a solution!" ucap Mr Oyo, "well, you have solution?" tanya airin, "no.." ucap Mr oyo. "i have a new idea!" ucap sjan, "sjan, please stop giving us dumb idea.." ucap Davida, "no no no listen. how about we trapped the flour bomber!" ucap sjan, "wait, what did you say sjan?" tanya airin, "when?" tanya sjan, "just a second ago!" ucap airin, "i said 'when?'" ucap sjan, "no not that!" ucap sabbath, "i said trapped the flour bomber?" ucap sjan, "that's it! we can trick the flour bomber. but we not a sacrifice.." ucap airin, "owh snap!" ucap terry. bel berbunyi. saatnya pulang sekolah, beberapa siswa keluar dari kelas mereka berkeluyuran menaruh barang di loker, terry berdiri di dekat tangga tiba tiba the flour bomber muncul. "HEY THE FLOUR BOMBER!" the flour bomber melempar tepung ke arah mukanya. saat the flour bomber ingin kabur, jalan menuju pintu keluar di halang davida dan raymond. saat dia mencoba lari ke lantai 2 lorong sebelah kiri di halang oleh giftsen dan airin, saat dia ingin ke kiri di halang oleh sabbath dan jessica. dia lari menuju lantai satu melewati pintu belakang, thon berusaha menahan nya, dia melempari tepung ke muka thon. saat salomo dan rayvenn menahan nya, sjan lari dan langsung melompat ke atas the flour bomber dan membuat mereka jatuh ke lantai. "AAAAAAA GOTCHA! somebody help me waked up!" ucap sjan. saat mereka membuka topeng nya ternyata, "AHAA who are you?" tanya sabbath, "well i'm tom, Tom Phelan. i'm from some school state around here!" ucap orang itu, "then why are you attacking us?" tanya Rayvenn, "my school was on a mid semester break. and i got bored so.." ucap orang itu, "oh yeaa..." setelah itu dia di lepas dan pergi begitu saja, "it doesn't very fun isn't it?" ucap sjan, "it's not quite satisfying tho" ucap sabbath, "at least someone buy my hot durger!" ucap sjan.


TO BE CONTINUED!

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 23, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

VICTORIOUSWhere stories live. Discover now