Chapter 1 🐺SANG PEMANGSA🐺

28 7 0
                                        

Angin malam berhembus begitu kencang menyelinap pada setiap rongga rongga kulit, dedaunan yang mulai tua dan kering itu berhamburan diudara tertiup sang penguasa malam

Cahaya bulan menembus tiap celah nampak Indah seperti lampu yang bergelantungan, suara jangkrik dan daun yang bergesekan bagaikan sebuah alunan musik alam yang bergema disegala penjuru arah

Empat kaki yang melangkah berirama tak gontai sedikitpun saat menyusuri jalan yang hanya nampak sekilas

Kuku Kuku panjang nan rapi begitu menyatu dengan warna samar abu abu yang siap mengoyak apapun yang menghadangnya

Gigi putih yang tersusun rapi seperti sebuah nada tangga lagu, yang sanggup menerkam setiap yang mengancamnya

Balutan bulu abu abu tebal hangat dan terawat, Mata berwarna kuning terang itu begitu menyala dalam gelap

" g r r r r h! "

Penciuman tajamnya mengendus sesuatu yang asing, ia menelusuri setiap sudut semak dan pepohonan dengan matanya

D o o o r!

Ia berhasil menghindari peluru dari senapan yang di todongkan padanya, Para manusia kejam kini sedang berburu di kandang yang salah

Tentu saja serigala itu berlari cukup kencang untuk bertahan hidup

Mereka mengejar dengan mengerahkan semua tenaga, demi mendapatkan si pemangsa yang sudah memakan ratusan korban jiwa, mereka berlari cukup lama sampai akhirnya jejak mereka terhapus angin malam

Mereka terengah-engah sambil memegangi lutut dan sesekali menyeka keringat yang mulai membanjiri tubuh mereka

" Cepat sekali larinya serigala itu " ucap salah seorang dari mereka

" Jangan lengah, jangan sampai kita ke col... "_ belum selesai dengan kalimat yang hendak ia ucapkan, matanya malah dibuat terbuai oleh seorang wanita yang nampak teregah engah dengan keringat bercucuran di dahinya

Tentu saja kedua laki laki itu tercengang dan memastikan segala ketidakmungkinan yang sedang terjadi ini, bagaimana bisa wanita cantik sepertinya dapat berada di tengah hutan saat malam kecuali itu adalah hantu penunggu

" to, tolong aku..."_tampak ketakutan yang terlintas di wajahnya

" apa yang terjadi "_tanya salah satu pria

" serigala, ta tadi mereka mengejarku, a aku terpisah dari grup piknik "_wanita itu berusaha meyakinkan

" kalau begitu ikutlah bersama kami, kebetulan kami sedang memburu serigala itu "_ucap salah satu pria yang di ikuti anggukan mantap dari temannya

Mau tak mau terpaksa wanita itu mengikuti mereka dari belakang, tanpa rasa curiga kedua pria itu meneruskan pemburuan-nya

" apa serigala itu lari kearah sini "_salah satu pria bertanya sambil melirik kearah si wanita

Wanita itu hanya membalas dengan anggukan, selanjutnya mereka hanya berjalan tanpa arah yang pasti, yang semakin membawa mereka kedalam hutan yang mengerikan saat malam

Mereka terjebak dalam belenggu bisu, tak sepatah katapun mereka keluarkan saat berjalan, sesekali mereka berhenti untuk mengintai namun yang di incar tak kunjung menampakan jati dirinya

" karena sudah larut sebaiknya kita kembali kedesa "_ucap salah satu dari mereka

" benar, ini terlalu sunyi bukan? "_balas wanita itu dengan ekspresi yang sekilas nampak senang dengan seringai-nya

Bulu kuduk kedua pria itu seketika berdiri bak mendengar sesuatu yang bebisik di telinga mereka, angin kembali berhembus kencang kini dibarengi dengan lolongan yang cukup panjang

THE FEELS NIGHTWhere stories live. Discover now