Part 1

61 10 4
                                        

Seorang gadis cantik dengan balutan gaun pengantin yang sangat indah itu tengah duduk dengan gelisah, dia benar benar gugup sekarang. Bagaimana tidak? Sebentar lagi dia akan mengganti statusnya menjadi seorang istri dari laki laki yang 3bulan lalu datang untuk mengkhitbahnya.

Flashback On
Di kediaman keluarga tuan alif sekarang sedang kedatangan tamu.
"Sebelumnya perkenalkan saya yusuf ayah dari Attalarik" pa yusuf berbicara sambil menjabat tangan pa alif -Ayah nadhira-
"Perkenalkan saya alif, sebelumnya saya mohon maaf tapi ada maksud apa bapa datang ke kediaman saya ini"Ucap pa alif to the point
" Kedatangan saya kemari adalah untuk menemani anak saya ini untuk melamar putri bapa nadhira."
Pa alif sedikit terkejut dengan perkataan pa yusuf barusan tapi dia segera mengubah ekspresi wajahnya lagi dengan tersenyum
"Jika boleh tau apa nak atta berpacaran dengan putri saya?" tanya pa alif penasaran, setau dia nadhira putrinya tidak pernah memiliki kekasih. Dia selalu mengajarkan kepada putrinya untuk menjaga diri apalagi dari laki laki.
"Tidak pak, saya bertemu dengan nadhira saat kami sama sama mendatangi acara peduli sosial. Dan saat itu juga saya langsung berniat ingin menjalani hubungan serius dengan putri bapa."
Alif tampak berpikir sejenak lalu menghempaskan nafasnya pelan setelah itu dia menyuruh istrinya untuk memanggil nadhira.

Tak lama nadhira turun bersama ibunya, dia mengucapkan salam lalu duduk disebelah ayahnya.
Alif menjelaskan maksud dan tujuan atta dan ayahnya datang kerumah mereka. Nadhira tampak berpikir sejenak.

"Sebelumnya boleh saya tanya apa niat mu melamar saya? Sedangkan kita baru bertemu seminggu yang lalu" Tanya nadhira penasaran karna memang mereka baru bertemu seminggu yang lalu itupun di acara sosial.

"Saya ingin mengajakmu menyempurnakan separuh iman saya dan menjalankan salah satu sunah yang diperintahkan rasul. Saya ingin mengajakmu menjalani mahligai cinta yang ditujukan hanya karna Allah. Saya ingin kamu menjadi bidadari dunia dan akhirat saya, teman dalam suka dan duka saya, bersama sama dalam mengejar syurga-Nya. Nadhira zahira akhyar maukah kamu menjadi pendamping hidup saya? Menjadi zahrata hayati untuk saya." Atta mengucapkan itu dengan lantang.

" Atas dasar apa mas arham ingin menjadikan maira pendamping hidup sedangkan diluar sana masih banyak yang lebih segala galanya dari saya?" Tanya nadhira sekali lagi meyakinkan hatinya untuk menerima pinangan dari atta

" Saya memilihmu karna agamamu, tutur katamu yang indah, dan yang paling penting bagi saya, kamu bisa menjadi jembatan penghubung antara saya dan Allah" Nadhira tertegun mendengar itu, hatinya menghangat.

"Bagaimana nak? Apa kamu mau menerima pinangan dari nak arta?" Tanya alif kepada putrinya

Nadhira mengambil nafas sejenak lalu menghembuskannya secara perlahan "Bismillahhirahmanirrahim dengan seijin allah nadhira mau menerima niat baik dari mas atta, bagaimana mungkin nadhira bisa menolak ajakan untuk mengejar syurga-Nya? Insyaallah nadhira bersedia mas, nadhira harap ini adalah yang terbaik untuk nadhira."

Semua orang mengucapkan hamdallah secara bersama, mereka lega mendengar jawaban dari nadhira"

Flashback off




Annyeong🙌 ini cerita pertama aku ya jadi mohon dimaklum kalo masih tulisannya acak acakan wkwk

Just YouGeschichten, die süchtig machen. Entdecke jetzt