Pembuka

21 5 0
                                        

“Yudha!!”
Lelaki berwajah tampan itu pun menoleh. Wajah kebingungannya pun tampak jelas lewat raut mukanya takala seorang gadis periang datang menghapirinya.

Gadis itu tampak ngos-ngosan karena baru saja Ia berlari untuk menghampiri Yudha. Gadis itu ingin menyampaikan suatu yang sangat penting bagi sosok seorang Yudha.
“Kenapa si Raika Ayuningsih? Habis darimana lu kok ngos-ngosan gitu” Kata Yudha kepada Raika yang tampak kelelahan seperti habis dikejar kejar oleh anjing

“Anu-“ celetuk Raika yang masih ngos-ngosan

Yudha pun langsung meyodorkan botol minum kepada Reika dari dalam tasnya. “Minum dulu nih. Lagian kenapa sih kok kayak abis di kejar kejar sama anjing aja, lu”

“Hehehe tau aja lu. Btw makasih ya, cowok playboy” Raika mengambil botol minum yang diberikan Yudha kepadanya. Wajar mereka terlihat akrab karena mereka sudah berteman dari kecil apalagi keluarga mereka sama sama sudah saling mengenal, dan katanya mereka penah dijodohkan untung bertunangan tapi mereka saling menolak karena suatu alasan.

“Hei cowok playboy, bengong mulu nanti jodoh lu diembat orang tau” celetuk Raika yang sedang ingin menggoda Yudha.

“Lo mau godain gue, sorry ga mempan” jawab Yudha dengan nada judes. Beberapa hari ini Yudha memang lagi banyak pikiran apalagi tentang kondisi keluarganya yang bisa dibilang tidak cukup baik dalam segi perekonomiannya ditambah lagi Ayah ibunya beberapa hari ini juga  sering berantem karena persoalan ekonomi.

Keluarga Yudha memang termasuk keluarga yang kaya karena Ayahnya adalah seorang pengusaha sukses yang cukup terpandang di Surabaya tetapi akhir-akhir ini usaha yang dikerjakan oleh Ayahnya sedang tidak mulus atau bisa kita bilang sedang dalam fase yang susah, ditambah lagi banyak para pekerja yang ingin mengundurkan diri dari perusahaan Ayahnya karena perusahaan tersebut bisa dibilang sedang berada dalam ujung tanduk atau hampir bangkrut
Yudha tidak ingin menambah beban orang tuanya untuk menyekolahkannya di SMA yang mahal karena itu Yudha berusaha dengan seluruh tenaganya agar bisa masuk SMA yang bagus dengan beasiswa. Banyak para gadis bertautan Yudha adalah anugrah yang Tuhan berikan untuk turun ke bumi yang menjelma menjadi lelaki tampan dengan segala talentanya, apalagi Yudha bisa dikatakan sebagai anak yang cukup pintar karena selalu masuk dalam 3 besar di SMP-nya

“Yudha!!”
“Kenapa si?” jawab Yudha
“Lagian daritadi gue ngomong didiemin mulu, lu dengar ga si?” sewot Raika yang kesal karena daritadi selalu didiemin oleh Yudha
“Iya iya maaf. Kenapa sih emangnya?” jawab Yudha
“Makanya dengerin jangan bengong mulu. Lu udah denger berita tentang hasil pengumuman tes kemarin?” kata Raika sambil mengeluarkan sebuh kertas dari dalam tasnya
“Pengumuman? Pengumuman apa?” jawab Yudha sambil merogoh HP dari dalam kantong celananya

“Itu lho hasil pengumuman tes masuk SMA Garuda lewat beasiswa!!” seru Raika bersemangat. Yudha yang awalnya bermain HP pun langsung menoleh ke arah Raika dengan wajah yang tampak bersemangat. “Seriusan?” katanya
“Iya serius. Nih liat aja sendiri” jawab Raika sambil menyerahkan kertas kepada Yudha
“Kalau ga salah ada nama gue disini. Yud,nama lu ada?” sambung Raika

Dari awal Yudha dan Raika memang bersepakat untuk bersekolah di SMA yang sama dan kebetulan mereka sama sama ingin bersekolah di SMA Garuda yang bisa dibilang sebagai SMA yang cukup terkenal di Surabaya dengan segudang prestasinya, karena kepintar-an Yudha dan Raika, mereka pun berinisiatif untuk masuk SMA Garuda lewat jalur beasiswa. Dan ternyata-

“Raika!”

“Kenapa?” jawab Raika yang sedang kebingungan. “Kita berdua lolos!” kata Yudha bersemangat.
Mereka pun loncat loncat kegirangan karena mereka berhasil masuk SMA yang mereka impikan.

“Rai, gue mau traktirin lu bakso untuk merayakan kelolosan kita masuk SMA Garuda, mau gak?”
“Ya mau lah, ga usah ditanya lu juga tau kan. BTW ga biasanya lu baik sama gue” jawab Raika sambil menggoda Yudha. “Mau gue berubah pikiran?” ketus Yudha

“Eh engga-engga bercanda doank,Yud” jawab Raika sambil terseyum tipis. Tanpa menjawab satu kata pun Yudha meninggalkan Raika pergi ke tempat bakso

“YUDHA TUNGGUIN GUE!!!!” sorak Raika sambil mengejar Yudha

SemestaDonde viven las historias. Descúbrelo ahora