KAU pernah bernyanyi di tengah malam? Atau pernah tertawa lepas saat semua orang tertidur pulas? Tahukah, kadang kita tak pernah sadar, ada sesuatu yang perlahan hidup kala cahaya redup...ada sesuatu yang perlahan menghampirimu diam diam..dan ia bisa menjelma suara yang tak kau kenal...bisa menjelma bayangan ganjil yang kau anggap muskil....ia berdetak...dalam ruang yang tak nampak...bisa saja ia disampingmu sedang mendekap...dan bisa saja menenggelamkan ingatan dan batas pandangmu dalam sekali hembus...JIKA IA KESEPIAN ...DAN KAUPUN SAMA...
Jangan sesekali kau ingin mengenal dia, sebab sekali kau dekat...ia takkan mudah melepaskanmu...mengikat langkahmu dengan jeratan dunia yang tak pernah kau bayangkan...dan mungkin..dunia yang tak pernah KAU INGINKAN !
MALLA? , dimana ia bisa kau temui?...yang jelas, kau bisa berteman dengan dia semudah kau berteman dengan siapapun...asal kau siap dibawanya ke tempat sunyi....sangat sunyi...gelap...ia ramah..namun saat kau mencoba menghindar..ia kan menjelma mata pisau, yang kan mengikuti setiap kesedihan dan kesepianmu...
Saat kau menjadi karibnya,
Dia takkkan pernah menyimpan siasat denganmu , kecuali dendam yang kau hadirkan untuk seseorang...maka dia, kan senang hati menawarkan siasat jahat untuk melumatkan dendammu...dengan caranya....dengan bisikan halus namun mematikan...meski tanpa kau minta..
setiap kata yang terlontar dari mulutmu..akan menjadi sakral baginya. Dia kan menghamba pada setiap amarahmu..tapi jika sekali saja kau ingkar atas keberadaannya...dia kan melebur dirinya..menyatu dengan bayanganmu...dia kan berkuasa atas dirimu...mengendalikan pikiran dan amarahmu...sampai tiba waktunya kau tak cukup berarti baginya...dan mungkin saat itu...kau tlah menjadi orang lain bagi siapapun disekitarmu...Dia kan meninggalkanmu...Saat kau,
bukan sebagai dirimu..
Melainkan......................................
KAMU SEDANG MEMBACA
MALLA
HorrorHIDUP tak selalu tentang apa yang terlihat... APA yang kau rasakan,mungkin datang dari ia yang diam diam memperhatikan. ia bebas selaksa angin... menembus batas ruang. ajaklah ia bicara... ia sendiri... ia masih mencari... mungkinkah KAU yang ia ke...
