No reason to love him.

4 0 0
                                        

"Kenapa sih lu murung aja terus" Tanya Dela mengambilkan sekotak minuman buat gue.

"Gak papa La, gue sebel aja sama anak-anak kelas, sukanya nyinyir aja." Kataku dengan sebalnya.

"Oh, lo kayak gini gara gara kejadian tadi?" Tanya Dela mengusap pundakku.

Gue mengangguk. "Gue bingung aja La. Setiap gue lewat ada aja orang yang nanyain "Eh, lo suka sama anak itu? Kok bisa sih? Lo dipelet ya?" Benci banget dengerin orang ngomong gitu ke gue. Gak punya aturan banget sih. Gue ga peduli kalo dia bukan cowok yang paling "ganteng" dia gak usah jadi yang paling ganteng. Aku suka sama dia karena dia. Mereka gak ngeliat dia seperti aku ngeliat dia." Jawab gue dengan kesalnya.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 22, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Terlanjur SayangStories to obsess over. Discover now