Cerita Tentang Yook Sungjae yang menaruh hati kepada teman masa kecilnya Park Chorong yang ternyata memiliki banyak rahasia yang ia sembunyikan, Sungjae yang sudah menyukainya sejak lama selalu berusaha untuk mengungkapkan perasaan nya pada sahabatn...
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Yook Sungjae merupakan siswa yang cukup poluler di SMA Choongbook. Walaupun masih di tingkat 1, banyaknya siswi yang menyukainya hingga agresive mendekati Sungjae. Sifatnya yang Pecicilan dan Kekanakan terkadang juga terlihat aneh tidak membuat para siswi SMA choongbook berhenti menyukainya, Bahkan ada yang mengungkapkan kalau itu menjadi daya tarik dari Yook Sungjae.
Selain banyak yang menyukainya, sebenarnya Sungjae menyukai Park Chorong salah satu siswi yang cukup cerdas dan pendiam di sekolahnya. Yook Sungjae dan Park Chorong adalah teman masa kecil bahkan mereka bisa di bilang bersahabat, Sedari kecil mereka sering bermain bersama bahkan hingga mereka mulai memasuki umur remaja. Walaupun Sungjae lebih muda 2 tahun dari Chorong, ia selalu berusaha menjaga nya. Bukan tanpa alasan, Sungjae sudah lama menyukai Chorong tetapi ia tidak sanggup untuk mengungkapkannya. tapi... apakah kali ini ia berani untuk mengungkapkan perasaannya?
Park Chorong
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Siswi Tingkat akhir SMA Choongbook, dikenal sebagai siswi terpintar karena selalu mendapat peringkat pertama. Di sekolah, Chorong dikenal juga memiliki sifat yang pendiam dan tidak banyak bicara, tetapi tidak banyak orang mengetahui sifat asli chorong yang sebenarnya.
Chorong adalah sahabat sekaligus teman masa kecil Sungjae, jarak rumah mereka pun tidak jauh lebih tepatnya rumah mereka bersebelahan. Sedari kecil ia selalu membantu Sungjae bahkan ia merasa seperti memiliki adik laki-laki, walaupun Sungjae selalu merepotkannya ia tak menganggap Sungjae sebagai pengganggu. Kalau kalian tanya bagaimana tentang perasaan Chorong untuk Sungjae? ya bisa di bilang hanya sebatas sahabat tidak lebih.
"Yook Sungjae Palli!!! Kita akan terlambat!" Teriak Park Chorong
"Tenang saja kita takan terlambat percayalah!" Kataku Sembari Tersenyum
Ku genggam tangannya sembari terus berlari menuju halte bus yang jaraknya tak jauh, kulihat ia terus mengupat kesal kepadaku tetapi tidak terlalu ku hiraukan. Sebenarnya ini salahku karena aku bangun kesiangan, ada sedikit rasa bersalah pada diriku tapi aku merasa senang karena bisa terus berada di dekatnya.
"Gwenchana? apa ada yang sakit?" kulihat Chorong Noona berada di depanku
"anni, aku hanya ketakutan karena tadi anjing itu mengejarku" kataku sembari menangis
"Gwencana Sungjaeya, anjingnya sudah pergi... Kajja kita Pulang" ucapnya kepadaku
"Jinjja? aku takut dia tiba tiba mengejarku" jawabku lagi
"Tenang Saja, ada aku yang akan menjagamu.. Kajja" Ucapnya sambil mengulurkan tangan padaku
aku pun mengiyakannya sembari menghentikan isak tangisku lalu menggapai tanggannya
---------------------------------------------
Sesampai di halte, kami langsung masuk ke dalam bus sembari terengah-engah.
"aisshh shibal, hampir saja aku mati sesak nafas" Kesalnya padaku
"yaa noona~ bukan hanya kau tapi aku juga" jawabku sambil mengatur nafas
"hoooo... jangan mengeluh, ini karena kau kesiangan sungjaeya!" katanya sembari menatap sinis padaku
"arraseo, mian" jawab ku sambil sedikit bercanda
"awas saja kalau kau kesiangan lagi! aku tak akan mengampunimu!" katanya sambil mengatur nafas
kulihat ada 1 kursi yang masih kosong, tanpa berfikir panjang ku tarik ia perlahan agar duduk di kursi tersebut.
"Duduklah, kau pasti lelah" kataku yang berdiri di samping kursi nya
"lalu kau?" jawabnya yang terdengar sedikit khawatir
"tenang saja kaki ku kuat" kataku sambil sedikit menunduk menunjukan betis "lihat sangat kuat bukan?"
"jinjja? boleh ku tendang?" katanya sambil mengejekku
tiba-tiba saja bus yang kami tumpangi berhanti mendadak yang membuat diriku tak bisa menjaga keseimbangan dan terdorong ke arah depan yang membuat diriku dan Chorong noona bertatapan begitu dekat.
Kurasakan jantungku berdebar begitu kencang dengan irama yang sangat kencang
"astaga perasaan ini muncul lagi" kataku dalam hati
aku pun langsung tersadar dan menarik diriku ke posisi semula, astaga suasana seketika menjadi canggung.
"Gwenchana?" tanya Chorong Noona padaku
"Gwenchana" kataku sambil merasa canggung
"ohh oke" katanya sembari melihat ke arah luar
Sepanjang perjalanan kami saling terdiam, karena aku masih merasa canggung. Sesampai di gerbang sekolah aku pun memberanikan diri untuk bertanya padanya.
"Noona, pulang sekolah apakah kau ada acara?" tanyaku padanya
"mmm.. sepertinya aku ada kerja kelompok nanti, wae Sungjaeya?" tanya nya balik
"ah anniyo..." belum selesai aku menjawabnya tiba-tiba datang segerombolan siswi menghampiriku
"Sungjaeya apakah kau mau pergi dengan ku sepulang sekolah?" kata salah satu siswi
"anniya dia akan pergi denganku, bukan begitu Sungjaeya?" balas salah satu siswi
"dia akan pergi denganku bukan dengan kalian berdua, arra!" balas siswi lain
Ditengah gerombolan kulihat Chorong noona yang sudah jalan menjauh dari ku, astaga ini terjadi lagi bisakah aku menjalani hariku di sekolah dengan tenang.
############################
Hello selamat datang kembali di ceritaku, ini cerita sebelum The feeling ya gess! aku baru dapat inspirasi lagi sekian lama ternyata sesusah itu klo ga ada inspirasi, mudah mudahan kalian suka sama cerita ini yaa!!!
yang mau diskusi tentang ceritanya boleh banget kok !!! Thankyouuu!