>.<
Salahkah jika aku berharap bahwa suatu saat kau akan membalas cintaku?
Salahkah jika aku menginginkanmu?
Salahkah jika aku berharap agar kau memujaku?
Minji POV
Sulit bagiku untuk berkonsentrasi dalam mengerjakan soal-soal ujian hari ini. Entah apa yang aku pikirkan saat ini. Dan sebelumnya aku tidak pernah merasa aneh seperti ini. Semua ini pasti gara-gara kejadian tadi pagi. Ada seseorang yang melihatku dengan tatapan yang bisa dikatakan tidak biasa? dan lebih parahnya lagi dia menatapku sambil tersenyum?.
"Sssttt... Minji"-Sangah
"Apa lu senggol-senggol? Senggol-bacok"-Minji
"Liat deh, dia daritadi ngeliatin lu mulu"
"Biarin lah orang dia punya mata. Sape sih emangnya? Yang mana orangnya? Biar gue colok matanya pake lipstik miper"
"Ituloh yang dibelakang sendiri"
"Oohh... yang putih kayak tepung terigu? Yang ganteng kayak brand ambassador c'lv'n cl'ent Itu?"
"Brand ambassador c'lv'n cl'ent?"
"Shawn mendes_-"
"Hooh, yang itu"
"Kalo yang ngeliatin gue macam dia mah gpp, aku rela :v"
"Bangsul_-"
"Kok dia ganteng ya? Cem oppa-oppa koriyah :v"
"Hooh, ganteng. Mau dong jadi kancutnya"-jawab Sangah dengan tampang mupengnya. Emang dasar ya si Sangah tuh nymphomaniac.
"Eehh.. apaan sih lu? Gaje_-"
Apa mungkin dia menyukaiku? Ohh... Minji apa yang sedang kamu pikirkan saat ini? Mengapa kau menjadi seperti ini?
Kring.....
Suara bel tanda ujian akan segera dimulai.
"Hooee... Minji"-Kihyun
"Apel lu? Berisik banget kayak emak-emak"-Minji
"No.5 dong pusing gue"
"Kalo gak A ya B, kalo gak B ya C. Oh iya ki, sekedar saran aja yy. Jangan pilih D sama E!"
"Emang kenapa?"
"Mergo DE ws karo kae😭😭😭😭😭"
"Dasar buchen_-"
Author POV
Jooheon menatap malas soal ujian yang ada di hadapannya. Otaknya hanya memikirkan gadis yang sejak seminggu lalu dipikirkannya. Lee Minji, nama gadis itu. Aneh, sangat aneh. Padahal Jooheon hanya melihatnya tersenyum. Lagi pula, Jooheon juga baru kali ini bertemu dengannya. Apa ini yang dinamakan cinta pandangan pertama?
"Hay... Minji"
"Eehh.. Dior? Apa kabar?"-Jawab Minji sambil tersenyum. Tanpa Minji sadari ada seseorang yang memperhatikannya dari tadi.
"Alhamdulillah baik."-Jawab Dior
.
.
.
Entah mengapa setiap mengingat senyuman Minji, Jooheon merasakan hal aneh didalam hatinya. Apalgai pagi tadi ia sempat berkontak mata dengan Minji 30 menit berlalu, namun Jooheon belum mengerjakan soal sama sekali.
'ya ampun.. cuman gara² cewek aja segitunya :')'-author
Hari ini adalah hari pertama Ujian Akhir Semester dilaksanakan. Apakah ujian ini akan hancur? Sehancur perasaan author ketika liat doi bahagia ama yang lain? Okay, kita liat aja! Cekidot.... :3
"Hon, no.8 apaan?"-Shownu
"Hadeeuuhh... lu nanya gue?"
"Yaiyalah bangsul-_-"
"Gue tau gue pinter. Tapi pinternya cuman pas nyari link b*kep doang"
"Yee.. dasar osum"
Dan Jooheon pun kembali ke kegiatan semula. NGEHALU. emang bucin banget si Juju tuh :'). Tetapi saat kane-kanenya ngehalu Jooheon dikagetkan dengan suara Mr. Choi. Choi Siwon.
"Wooyyy... itu yang dipojokan ngapain dempet²an terus?"-Mr. Choi
"Kita kan sahabat pak, susah seneng bareng. Kan kalo tidak menolong sahabat itu sampah :')"
"Udah² cepat kerjakan. Selesai kumpulkan. Waktunya masih lama, gak usah buru²"
'ni guru plin-plan banget yak. Tadi katanya disuruh cepet, trus kok gak boleh buru². Ni yang gila siapa? Yang buat cerita apa gurunya? :')'
"Wah.... Jooheon pinter banget udah selesai"
'Itu sebenernya lagi memuji apa menghujat? Kok nggak kane gitu bahasanya :')'-batin Jooheon
"Yadong pak :v"
"Eeehhh... bentar Ju. Kamu ini pinter banget loh... jawab essay pake link semua."
'Tuhkan.. dihujat lagi :')'-
'Sabar ya hon, author always be with you :3'- author
'Iya author sayang. Juju tuh udah sabar pake banget :')'-
"Itu khusus buat bapak :')"-Jawab juhon
"Okay, makasih. Nanti kamu saya kasih nilai tambahan"
TBC
Ni yang ogeb yang mana? Gurunya? Muridnya? Apa yang buat?
Mohon dijawab di kolom komentar :v
Jangan lupa vote :v
Kecup manjah dari juhon :3
YOU ARE READING
Love U
FanfictionEntah mengapa setiap mengingat senyuman Minji, Jooheon merasakan hal aneh didalam hatinya. Apa ini yang dinamakan cinta?
