Prolog
__________
"KITA nggak pernah ngobrol serius lebih dari tiga menit. Itu masalahnya."
"Kita sering ngobrol."
"Itu ribut. Bukan ngobrol."
Je terdiam lagi. Kalau setiap orang yang terdiam setelah ribut tandanya dia mengalah, seorang Jayendra tidak. Kalau dia diam setiap kali kami ribut, tandanya dia sudah malas menanggapi. Dan kalau sudah begitu, aku tidak bisa apa-apa lagi.
Lalu berujung, aku yang merasa bersalah. Aku yang akan lebih dulu meminta maaf untuk menjaga eksistensinya selalu ada dalam lingkaran duniaku. Gengsi kah minta maaf? Untuk dihadapi pada seorang Jayendra, aku tidak. Karena menunggu Jayendra meminta maaf lebih dulu, sama saja aku merelakan dia pergi.
__________
-Je & Jo-
Aysa, 04.02.2020
ŞİMDİ OKUDUĞUN
Je & Jo
RomantizmIni aku dan Je. Tentang hari-hariku berupaya untuk menyamakan pikiranku dan Jayendra yang sangat bertolak belakang. Yang harusnya dari awal aku tahu, aku dan Je hanya diciptakan untuk saling mengerti bahwa di dunia ini begitu banyak perbedaan. Iro...
