Davira Laquitta Carrissa Putri. Seorang gadis yang cantik, pintar, memiliki mata berwarna biru, memiliki hidung yang mancung, memiliki rambut yang panjang berwarna cokelat, dan memiliki badan yang indah. Biasanya dia dipanggil Vira atau Putri atau Rissa. Nama Davira Laquitta Carrissa putri mempunyai arti yaitu bayi pertama perempuan yang penuh semangat dan bijaksana serta selalu mengerjakan pekerjaannya dengan sempurna. Pastinya nama tersebut dinamakan oleh kedua orangtuanya. Hobi Davira adalah bernyanyi dan bermain musik. Davira adalah anak kedua dari empat bersaudara. Dia memiliki satu kakak laki laki, satu adik laki laki, dan satu adik perempuan. Pastinya keluarga Davira masih lengkap. Ibu Davira bernama Rachel Dabria Putri. Biasanya di panggil Rachel atau Rhea. Rachel asli orang Jakarta. Pekerjaan Rachel adalah sebagai sekretaris di perusahaan suaminya sendiri. Davira sangat mirip dengan ibunya yang cantik seperti malaikat. Meskipun Rachel sudah mempunyai anak, dia tetap terlihat seperti seorang anak remaja yang badannya tidak kalah bagus dengan Davira. Davira dan Rachel jika sedang bersama tidak terlihat seperti ibu dan anak tetapi terlihat seperti kakak dan adik. Ayah Davira bernama Ericson Putra. Biasanya dipanggil Eric atau Putra. Erison mempunyai perusahaan sendiri yaitu PT.PUTRA. Ericson asli orang Jerman. Meskipun sudah menjadi kepala keluarga, Ericson tetap terlihat muda dan sampai sekarang banyak wanita yang mengejarnya. Mengapa Rachel bekerja di perusahannya? karena Ericson sangat risih melihat para wanita yang selalu mencari perhatian dengan dirinya. Selama Ericson bersama Rachel, tidak ada yang berani mendekatinya dirinya. Kakak laki-laki Davira bernama Edward Marcello Ericson Putra. Biasanya dipanggil Edward atau Marcel atau Eric. Edward adalah anak pertama dari empat bersaudara. Edward kuliah di Universitas Gajah Mada fakultas ekonomi dan bisnis. Di tempat kuliahnya, Edward terkenal akan ketampanannya, kepintarannya, dan kejagoannya dalam bidang olahraga yaitu permainan bola basket, bola volly, badminton, dan futsal. Pastinya kalau Edward sedang berolahraga, banyak perempuan yang menontoninya. Dan satu lagi, banyak sekali perempuan yang mengejar dirinya sampai-sampai isi linenya rata-rata dari perempuan tetapi sayangnya dia tidak berminat pacaran. Nama adik laki-laki Davira adalah Axel Marcello Ericson Putra. Biasanya dipanggil Axel atau Eric atau Cello. Axel adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Di sekolahnya, Axel juga terkenal akan ketampanannya, kepintarannya dan kejagoannya dalam bidang olahraga yaitu permainan bola basket, badminton, bola volly, dan futsal seperti Edward. Biasanya Axel dan Edward sering sekali olahraga bersama di lapangan basket yang di sediakan di dalam komplek dan biasanya mereka jadi tontonan orang-orang komplek. Kadang-kadang mereka berdua bermain bersama orang-orang komplek juga. Axel dan Edward pastinya ganteng seperti ayahnya tetapi Axel dan Edward tidak memiliki mata berwana biru tetapi mereka memiliki mata berwarna cokelat seperti ibunya. Meskipun Axel dan Edward memiliki mata hitam, mereka tetap sempurna dimata para wanita. Adik perempuan Davira bernama Adriana Laquitta Carrissa Putri. Biasanya dipanggil Adriana atau Rissa atau Putri. Adriana adalaha anak ke empat dari empat bersaudara (anak terakhir). Adriana masih berumur 1 tahun . Adriana memiliki wajah yang imut, menggemaskan, memiliki hidung yang mancung, cantik, dan memiliki mata berwarna biru seperti Davira dan Ericson. Biasanya Adrian menjadi pusat perhatian orang-orang kalau sedang pergi ke mall dan lainnya karena memiliki wajah yang sangat imut. Keluarga Davira pastinya dikenal oleh orang-orang karena kebaikan hatinya. Meskipun mereka sangat kaya, mereka tidak pernah sombong, menghormati dan menghargai orang lain, mau membantu orang lain, mereka bermain dengan warga di komplek dan melakukan hal hal positif yang membuat warga komplek sangat menyukai mereka.
Davira Laquitta Carrissa Putri adalah gadis yang terkenal di sekolahnya karena kecantikannya, kepintarannya, dan kejagoannya dalam bermain musik seperti bermain keyboard, gitar, biola, dan lainnya. Dan satu lagi, dia memiliki bakat dalam bernyanyi. Dia memiliki suara yang merdu dan tinggi seperti ibunya. Davira sering sekali mengikuti kompetisi yang diadakan oleh sekolah-sekolah dan pastinya dia selalu juara 1. Dia juga pernah juara 1 lomba bernyanyi (solo) seprovinsi. Pastinya kedua orangtuanya sangat bangga melihat Davira. Di sekolah biasanya Davira disebut bidadari oleh para laki-laki dari adik kelas sampai kakak kelas. Awalnya Davira tidak suka disebut bidadari dan dia sangat risih dengan sebutan itu tapi lama kelamaan dia terbiasa dengan sebutan itu. Davira mempunyai dua sahabat yaitu Agatha Valerie dan Agnes Alexandara. Agatha Valeria. Biasanya dipanggil Vale atau Gatha. Agnes Alexandra biasanya dipanggil Alexa atau Agnes. Mereka bertiga sudah bermain bersama sejak kecil karena tetanggaan dan sampai sekarang mereka masih tetanggaan. Setiap hari mereka berangkat sekolah selalu bersama. Davira sangat menyayangi kedua sahabatnya ini. Dia merasa bersyukur kepada Tuhan karena telah memberikan 2 teman yang sangat baik hati. Jika Davira sedang ada masalah atau sedih, kedua sahabatnya itu selalu memberi saran atau solusi dan selalu menyemangati dirinya. Jujur saja bahwa Agatha dan Agnes mempunyai pikiran dewasa tidak seperti Davira. Kedua sahabatnya selalu memberi tahu Davira bahwa dia harus bisa berpikiran dewasa karena sudah bukan anak kecil lagi.
