Bugh
Tinjuan keras mendarat diperutnya, darah keluar dari sudut bibirnya, mukanya pucat. Lelaki itu terlihat lesu, semua badannya kaku seperti batu.
"Van.... Van..!" seseorang berteriak dari luar, " Ck, apaan sih?!" kata orang yang berada didepannya.
" Ada Pak Andi, Van....! Ayo buruan.. "
" Ck, Lo selamat hari ini tapi besok jangan harap lo bisa ngeliat dunia! Hari ini lo gue lepasin, tapi inget ya! Jangan laporin ini ke siapa- siapa, atau...... Lo tau hukumannya.. " katanya lagi sambil tersenyum miring dan setelah itu langsung pergi entah kemana.
Kini cowok itu sendirian. Terduduk lemas di lantai kamar mandi sembari meratapi nasibnya. Luka dan memar dimana- mana, ia berdiri dan mengambil kacamatanya.
" I keep my mouth close just because a little thing that really important for me"
~•ו~
YOU ARE READING
Starlight
RomanceSebuah cahaya terbersit dalam satu hati yang kosong. Rintangan hidup datang bertubi tubi seakan akan hanya tubuh ini tempat berhenti. Dunia seakan berhenti ketika cahaya itu menghampiri.
