Pagi hari si manis Huang Renjun namanya mengerjapkan mata cantiknya. Dia bangun tepat pukul 6 pagi. Sesaat setelah membiasakan diri untuk sadar dia membereskan tempat tidur lalu bergegas ke kamar mandi membersihkan diri untuk berangkat kesekolah. Selesai dengan semuanya dia turun kebawah untuk sarapan.
“Selamat pagi” ucapnya pada ruang makan yang kosong dan sepi. Tidak ada orang yang duduk dimeja sana hanya ada satu maid yang sedang memasak di dapur dan beberapa sedang membersihkan rumah.
Renjun merasa sepi, satu tahun belakangan ini entah mengapa Mama dan Papa nya tidak ada waktu untuk sarapan bersamanya.
“Benarkah mereka bekerja sepagi ini?”
Begitu pula saat malam tiba. Tepat jam 7 malam yang seharusnya mereka ada untuk makan malam bersama tetapi mereka belum pulang kerumah.
“Sebenaranya apa yang mereka kerjakan?”
Ya,dia tau Mama dan Papa nya adalah pengusaha sukses. Ada perusahaan yang mereka harus urus.
Lama melamun tidak sadar bahwa maid membawakan makanan untuknya
“Sudah Renjunie tidak usah difikirkan, mereka bekerja kan untuk Renjunie. Jika Renjunie merasa kesepian ceritalah bibi ne?”
Ugh bibi Jung memang sangat tau apa yang ada difikiran Renjun. Renjun tersenyum mengangguk menangapi perkataan bibi Jung barusan sambil melahap sarapannya.
“Setelah selesai langsung berangkat ya. Perlu bibi bawakan renjunie bekal?”
“Tidak usah bibi. Aku dan Haechan akan makan bersama di kantin nanti”
“Wah Haechan sangat baik ya. bibi senang mendengarnya” lagi. Renjun hanya tersenyum.
Lee Haechan adalah teman dekat Renjun. Haechan itu paling tahu soal renjun. Apa kesukaannya, apa yang Renjun rasakan,bahkan kebiasaan Renjun Haechan tau. Mereka berdua bersahabat sudah lama sekali. Saat Renjun baru pindah ke Korea Haechan dengan percaya dirinya mengenalkan dirinya duluan pada Renjun.
“Hai aku Haechan. Kau siapa? Kenapa badanmu kecil sekali? Sebenarnya umurmu berapa?” itu yang Haechan katakan saat pertama kali berkenalan. Kurang ajar kan? Mengingatnya Renjun ingin sekali menjitak kepala Haechan.
“Bibi Renjun berangkat ya?”
“Sudah selesai?baiklah hati hati Renjunie belajar yang benar ya?”
Diantar oleh supir Renjun berangkat kesekolah. ia duduk di belakang kepalanya ia sandarkan ke kaca mobil. Saat lampu merah Renjun tidak sengaja melihat ada seorang anak kecil yang di antar kesekolah menggunakan motor. Anak kecil itu di depan dan ibunya dibelakang. Entah apa yang mereka bicarakan, mereka terlihat bahagia sekali dengan bercengkrama.
“aku iri” ucap Renjun lirih
Sampai sekolah Renjun bergegas keluar dari mobil dan langsung dihadiahkan rangkulan sayang dari kekasih nya, Jeno.
Jeno, Lee Jeno kekasihnya. Sudah 4 bulan ini mereka menjalin kasih. Entah apa yang membuat pengeran sekolah ini jatuh hati pada namja cantik asal Jilin itu, Renjun tidak perduli. Saat itu ia terlampau senang karna orang yang ia suka menyukainya juga tanpa tahu apa maksud dari Jeno.
“Selamat pagi sayang. Bagaimana pagi mu hm?”
“Selalu baik. Kau sudah sarapan?”
“Sudah. Aku tidak ingin dihukum lagi karna telat masuk kelas seperti kemarin”
Sambil mencubit hidung Jeno gemas Renjun menanggapi “makanya jangan kebiasaan lupa sarapan” Jeno hanya tersenyum
“MENYINGKIR DARI RENJUN,LEE JENO!”
Sontak keduanya menoleh kebelakang untuk memastikan siapa yang berteriak
“Astaga Haechan”
Oh Haechan rupanya. Haechan yang menyuruh Jeno menyingkir dari Renjun
Haechan datang dihadapan keduanna dengan wajah terengah sambil menyempil ditengah tengah antara Renjun dan Jeno. Tujuannya untuk menjauhkan Renjun dari Jeno tentunya :)
“Kau ini kenapa sih Haechan?”
“Renjun aku lupa mengerjakan pr! Aku pinjam punyamu ya Renjunieee bbuuinngg~~”
“Berhenti memasang wajah menggelikan Haechan”
“Ayolah~ yaa yaaaa”
“Ish, iya iya aku pinjamkan”
“Terima kasih Renjunie. Kajja!” Haechan menarik tangan Renjun melupakan bahwa Jeno ada disebelahnya
“Yak! Kau mau bawa kemana kekasihku Lee Haechan” Haechan tidak menggubris pertanyaan Jeno, dia terus menarik tangan Renjun untuk segera memasuki kelas dan mengerjakan pr nya. “yang penting pr dulu urusan Renjun sama Jeno nanti saja” batin Haechan
.
.
.
.
.
.
Bel istirahat berbunyi. Semua murid berhamburan keluar kelas untuk mengisi perut mereka. Begitu pula dengan Renjun dan Haechan. Mereka pun segera kekantin untuk membeli makan. Mereka berdua berpencar. Renjun memesan makanan dan Haechan mencarikan tempat duduk untuk mereka berdua. Tidak sengaja Haechan melewati meja makan Jeno dan teman temannya. Haechan melihat Jeno sedang melakukan video call bersama seorang namja yang sangat Haechan kenal. Na Jaemin. Ya dia adalah kekasih Lee Jeno. Mereka berhubungan jarak jauh sama sepertinya.
Kenapa Haechan bisa tau? Karna Na Jaemin itu adalah tetangganya sekaligus temannya juga. Rumah mereka berhadapan. Jeno dan jaemin berpacaran saat tingkat akhir smp hingga sekarang. Lalu mengapa Jeno memacari Renjun? Jeno berkata bahwa dia hanya bosan dengan hubungan jarak jauh seperti itu. Tapi Haechan tau bukan hanya karna itu.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
Njs bat tolong :") voment ya
/luv
