chapter 1

77 2 3
                                        

"Tomoya, Bangun!"

aku bangun dari tidurku dan hal pertama yang kulihat adalah cahaya yang masuk melalui jendela yang telah dibuka gordengnya.
yang membangunkanku adalah pacarku Tomoyo.

"perutku sakit, jadi aku tidak masuk sekolah hari ini"

aku membuat alasan itu, karena aku malas ke sekolah.
itu harusnya alasan paling akurat namun...

"berapa kali kau sakit perut dalam seminggu?"

...aku terlalu sering menggunakannya sehingga keakuratannya menghilang.

"sudah kubilang kan, kau tidak perlu datang setiap pagi"

setiap pagi dia selalu mampir kerumahku untuk membangunkanku

"aku tak bisa meninggalkanmu sendirian. Bagaimanapun juga, aku pacarmu"

"kalu begitu ayo putus saja"

dia tidak membalas ucapanku, sepertinya candaanku terlalu kelewatan

"jangan bilang begitu, meski hanya bercanda. Aku benar-benar sedih mendengarnya."

yap, aku membuatnya sedih

"jangan muram seperti itu. Maaf. Hari ini pemilihan ketua dewan murid, kan?Bersemangatlah, ayo berangkat"

hari ini pemilihan ketua dewan murid dilakukan. Dan tomoyo adalah salahsatu kandidatnya.

"kau benar. Ayo kita berangkat dengan senyuman"

dia pun akhirnya kembali tersenyum



dewan murid = osis


Tomoya X Tomoyo love story (END)Bağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin