ch.1 Mimpiku

32 3 0
                                        

[Reza POV]

Gw Reza Gw Anak SMA Kls 1,Cogan Kelas,Banyak Yang Suka Sama Gue,But,,,Idc About That.
Gw Punya Seorang Kakak Namanya Jayrn,Gw Tinggal Berdua Sama Dia.
Mamah Dan Papah Gue Tinggal  Luar kota Karna Pekerjaannya.
Dan Gw Bingung Knp Setiap Gw Ngumpul Dan Mabuk Mabukkan Sama Temen Gw Yang Terbayang Wajah Kakak Gue.
Apa Lagi Kalau Mabuknya Dirumah,Semua Mimpi Gue Yang Dicumbu Sama Dia. Dan itu semua seperti kenyataan- Semenjak Mimpi Itu Menghantui Gue,Gue Sadar Gue Suka Sama KakakGue Sendiri.
Gw ini Emng cwok aneh- Udah Suka Sama Kakak Sendiri Gay Pula.
Dihari panas Yang Sangat Terik Ini Gw Sadar Kalau Gue Ketinggalan Pelajaran Terakhir  Dikelas Gue Bareng Sahabat Gue,Udah Biasa Gue Kek Gini.
KeRooftop Dan Ketiduran Lupa Waktu Akhirnya.
Yang Lain Sudah Pulang Tinggal Gue Sama Rayn Sahabat Gue.

Sfx: Drrrtt

Handphone Gw Bergetar Keknya Ada Yang Kirim Cht Nih.
GwAmbil Hp Gw dan Buka WA Gw.

"Hn,Kak Jay"
Ucap Gue Pelan.

Kak Laknat Ku Jayrn:v

"Zaaaaaa"

"Rejott!!!!1!1!1"

"Woe Adek Laknat!! LU DIMANA?!"

"SAMLEKOM,MAMANK"

"Gw Punya Adek Gini Amat"

"Woe Adek Taek"

"Woeee!!!"

"Lu blom pulang??!!"

"Paan Sih Njerr,kngn lu ma gua:v"

"Geer Lu Njay:v,Balik>:v Awas
Klo Kagak,Nanti Pas Lu Balik
Sepatu Gw Melayang"

"Iyain:v"

-------

"Rayn"
Gw Manggil Rayn Yang Masih Tertidur Pulasnya Dia Tertidur.
Gw Menggoncangkan Pelan Tubuhnya.

"Raynn!!! Raynn!!!!!!"
Gw Berteriak DiTelinganya Numpung Karna Dia Tidur Kepalanya DiPaha Gue. Gk Gay- but EmngGitu Anaknya.
Rayn Loncat Terkaget Setelah Gue Berteriak DiSamping Telinga Nya.

"Huahkk!! Dasar Rejot Kamvret!! Apaan Seh?!!"
Ucap Rayn Dengan Kesalnya Sambil Menjitak Kepalaku.

"Sakit Njer!! Gw Mau Balik! Lu lagian dipanggilin Gak Nyaut Nyaut Ywdh Gw Teriak Aja"

"Ohh,knp? Tumben Banget?"

"Biasa Kakak Guee"
Jawab Gue Semvaring Memutarkan Kedua Bola Mata Gue Keatas.

"Ohh Yudah hayu Gue Juga Mau Tidur Dirumah Aja,Well...Jangan Lupa Loh Nanti Malam Kita Bakal Ngumpul-"

"Iya Iyaa"

-Skip-

Gw Sampai Dirumah Gue,Seperti Biasa- Hening.
Walau Ada Kakak Gue,Dia Pasti Gak Ngapa Ngapain.

"Gw Balik"
Sapa gw Malas.

"Balik Juga Lu Akhirnya"
Suara Kak Jayrn Pastinya,Siapa Lagi Orang Yang Suaranya Mirip Kak Jay coba.

"Iyalah! Kan Lo Yang Nyuruh Gimana Sih?!"
Gw Didorong,Bayangin?!! Gw Adek Kesayangannya Itu Didorong?? Kasar Bat njirr.
Dia Dorong Gue Sekaligus Supaya Nutup Pintu. Gw Dikabedon coba Deh Gimana Gak Ngeblush Coba??.
Gw Mencoba Menghilangkan Rona Merah diPipi Gue.

Inget Zaa Lu Gak Boleh Gugupp!!
Ucap Batin Gw.

"Lu Kennapa Sih?! Badan Gue Sakit Tau!!"
Gw Bentak Supaya Bisa Ngilangin Rasa Malu Gue Yang Sedang Dikubur.

"Gw Tau Lu Ada Janji Malam Ini,Dan Lu Gak Boleh Pergi"
Ucap Nya Datar.

"Apa Apaan Sih Kak?!  Knp gw Gak Boleh Keluar? Biasanya Juga Boleh!"

"Nurut Aja!!"

"Gak Mau!! Pokoknya Gue Bakal Terus Pergi!!"
Gw Dorong Sekuat Tenaga Kakak Gue,Sumpah Tenaganya Besar Banget. Coba Gue Jadi dia- Gak Tahan Gue.
Untung gue Bisa Keluar Dari dekapannya Itu
Paling Bikin gw malu itu karna Dia Cuma Pakai Baju Handuk Itu Buat Nutupin Tubuhnya,Brengsek Emng.

Gw Segera Beranjak Menaiki Tangga Karna Kamar Gw Itu DiTingkat Ke2 Sebelah Kiri 20 Langkah Jauhnya Dari Tangga.
Segera Masuk Kamar,Gw Kunci Pintu Rapat Rapat.

Kakak Sialan Itu- Dia...Brengs*k! Kenapa Dia Ganggu Gue?!!

"SIAALLAN KAU KAK JAYY!!!!!" Gw Teriak Dari Dalam Kamar.

[Author POV]

Jayrn Yang Sedang Berjalan Ingin Kekamar Reza,Dia Kaget Karna Mendengar Teriakan Dari Adik Nya Itu Membuat Dia Terkekeh Kecil Dan Tidak Lagi Berniat Mengganggu Reza.
Dia Turun Dari Tangga Perlahan Agar Tidak Icurigai Oleh Reza.
Dan Duduk Lagi Diruang Tamu Sambil MelihatAcara Tivi.

Anak itu...Benar Benar Membuatku Gila-
Batinnya Seakan Akan Dia Juga Memiliki Perasaan Yang Sama Terhadap Reza.

"Sepertinya aku harus Mengikutinya Ketempatnya itu.."
Gumam Jayrn Sambil Meminum Teh Hangatnya.

-Sekip 20:00-

Reza Sudah Bersiap-Siap Dan Membawa Topi DiGenggamannya Dia Sudah Siap siaga Untuk Pergi Ketempat Biasa Mereka Nongkrong.

"Kak gue Pergi Dulu yak"
Izin Reza Kepada Jayrn.

"Awas Jangan Mabuk Berat Atau Kau Aku Laporkan Kepada Pak Polisi Dan Ibu Polisi"
Ancam Jayrn. Reza Meneguk Ludah,Karna Yang Dimaksud Kakaknya Adalah Orang Tuanya.

"Iya iya..Jangan ngancem deh"

"Aku Tidak Berbohong"
Wajah Datar Jayrn Memang Tidak Pernah Berbohong. Setiap Ancaman Yang Dikatakan Oleh Kakaknya Tk Ada Satupun Yang Pernah Dibohonginya Kecuali Satu,Saat Dia Mengancam 'kalau Kau Mabuk Berat Lagi,Akan Ku Sodok Kau Sampaike Dalam' But..Dia Gak Pernah Melakukan Hal tersebut.

Ughh Orang Ini Menyebalkan!!
Batin Reza Kesal Kepada Kakaknya Itu,Sangat-...Sangat Kesal.

"Sudahlah! Aku mau pergi!"
Bentak Reza Dengan Wajah Kesal,Dia
Memakai Topi Yang Baru Saja Digenggamnya.

"Naik Apa?"
Tanya Jayrn Seketika Sambil Melihat Kearah Reza.

"Naik Taksi"
Jawabnya Singkat.

"Aku Ikut,Aku Bawa Mobil."

"Nanti kalau kamu Mabuk gimana?"

"Tenang- Aku Tidk Akan,Bahkan TIDAK MAU Seperti Kamu,Aku Bingung Kenapa Aku Mempunyai Adik Seperti Ini"

-Krek-

Rasanya Seperti Hati reza Dirobek Robek Oleh Kakaknya Yang Ia Cintai Itu.

"Tapi Karna Aku Sayang Padamu,Aku Akan Ikut,Aku Tidak Mau Kau Mabuk Terlalu Berat"

Mengucapkan Sayang Bagi Reza Sudah Cukup Memulihkan Sedikit Hati Reza Yang Terasa Disobek Itu.
Bahkan Yang Reza Fikirkan adalah

Aku Sadar- Pasti Cintaku Hanya Bertepuk Sebelah Tangan..
Reza Menatap Jayrn,Lalu Kepalanya Seperti Menunjukkan Keluar Maknanya Dia Meng 'AYO' Kan.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc:v

Itu Bukan Mimpi [BL]Stories to obsess over. Discover now