#1
Mimpi indah yang menghantui alam bawah sadarku dikala itu, hingga akhirnya aku tak sadar bahwa hari telah pagi.
Tit..tit..tit...
Kriiiiiiiiìingggggggggg.....
Alarm menunjukkan jam 6.45
Tok...tok..tok
"Nas?kamu udah bangun blom?" Ungkap wanita tua dibalik pintu.
"Iya mah,ini baru bangun" dengan berusaha untuk mengusir rasa kantuknya.
Seketika Nasya tidak sengaja menyenggol alarmnya untuk kembali menarik selimutnya.
"What??????Udah hampir jam 7?" Terkejut.
Ia langsung beranjak dari tempat tidurnya dan langsung mengambil perlengkapan mandi tanpa sadar ia melupakan apa yang ia pegang, Nasya mengambil balsem sashet ke kamar mandi lalu menggunakannya sebagai pasta gigi.Sekali lagi ia masih setengah sadar gaes.
"AHHHHHHHHHHH" teriak Nasya di balik pintu kamar mandi.
"Nas?kamu nggak papakan nak?" Sambil mengetuk pintu dengan rasa khawatir.
"Nggak papa mah,Nasya cuma buru-buru sampe lupa kalau di pakai itu balsem bukan pasta gigi" teriak Nasya
"Astagfirullah nak,itukan panas!! Makanya lain kali kamu hati-hati" teguran wanita tua itu.
Ibu Nasya beranjak ke ruang makan sambil menertawakan Nasya.
"Mah?Adek kenapa?" Tanya Ardi (kakak Nasya)
"Itu adek kamu teledor lagi,masa balsem sashet dijadiin pasta gigi hahaha"
"Masa sih mah?wkwkwkw" tawa Ardi.
"Mah!!!!!nggak usah diceritain ke kakak nanti dia ngejek aku lagi mah" Teriak Nasya dengan wajah kesel.
"Iya sayang, mama berhenti ceritain deh...makanya kamu cepat pake bajunya terus pigi makan gih" ucapnya.
Dengan menggunakan seragam yang rapih Nasya keluar dari kamar lalu beranjak ke ruang makan. Sambil sibuk memakai dasi,Nasya menggendong tas,lalu mencoba mengambil setumpuk roti dengan wajah gelisah
"Kalau makan duduk nak!!!" Tegur Ibu.
"Iya mah,Nasya sudah buru-buru nih" sambil menegukkan segelas susu.
"Sini mama bantu perbaikin dasinya"
"Yaelah udah gede juga, masih aja dipakein" Nada kesel dari Ardi.
"Diam lo,bodo amat" wajah kesel.
Tak lama kemudian Nasya melihat jam sudah menunjukkan pukul 7.10 . Waktu itu menunjjukkan bahwa Nasya sudah telat untuk berangkat ke sekolah.
"Shit,gue udah telat lagi" dalam benak Nasya.
"Mah,Nasya berangkat dulu yah" ucapnya.
"Iya nak,hati- hati yah"
Ketika Nasya memakai sepatu di ruang tamu,seketika cuaca menjadi buruk dan merupakan tanda-tanda bahwa hujan akan turun.
"Nas,kamu jangan lupa bawa payung yah...mama liat mau ujan"
"Hmmmm, iya mah"
"Yaudah Nasya pergi dulu"
YOU ARE READING
WAIT
FantasyMenunggumu bukan hal yang mudah untuk memberi harapan yang sangat besar persis diawal pertemuan. Namun,aku hanya menunggu pertanggung jawaban dengan apa yang kamu janjikan kepadaku melalui tutur katamu yang manis.
