Langit begitu cerah, warna biru nan putih berpadu dengan apiknya. Kota Seoul terlihat lebih indah jika cuaca sedang hangat seperti ini. Meski dingin masih mampu menusuk tulang, tetapi jalanan tak pernah luput dari orang berlalu lalang. Mereka tetap menjalankan aktivitas nya.
"Nee, saya akan segera kesana" ujar seseorang kepada orang yang berada diseberang sana.
"Serahkan semuanya pada saya" jawabnya lagi sebelum menutup panggilannya. Tiba tiba langkahnya nya berhenti, genggaman pada koper yang sedari tadi ditariknya terlepas. Dilihatnya sekeliling bandara yang ia pijaki saat ini, mata besarnya menelusuri setiap sudut ruangan besar itu.
"Tunggu aku, aku akan segera kembali padamu" ujar seorang anak laki laki pada gadis yang lebih tinggi darinya.
"Nee, aku akan menunggu mu gendut, segera kembali, jangan lupa hubungi aku, arasso?" jawab sang gadis
"Nee, arasso, aku akan sering menghubungi mu"
"Annyeong" ujar sang anak laki laki itu pada gadis manis bermata bulat itu.
"Annyeong" jawab sang gadis tersenyum manis.
Langkah kaki mungil itu menjauh, matanya masih mampu menangkap bahwa gadis bermata bulat itu meneteskan liquid dari sudut matanya.
Ingatan itu kembali terngiang diingatan sosok lelaki tampan itu, bahkan bandara tempat ia berpisah dengan gadis bermata bulat itu nampak telah berubah semenjak 11 tahun lalu, apakah gadis itu juga telah berubah? Atau ia masih cantik dan manis seperti dulu?
~❤️~
Kriiing....kriiing......
"Eeenggghhh" lenguh gadis yang masih berbalut selimut tebal itu ketika suara nyaring itu terus menagganggu kenikmatan tidurnya.
"Yaaak, do kyungsoo irreona..." Teriak seorang wanita dari balik pintu kamarnya.
"Yaak Do kyungsoo, sinca, kau tak mau bangun eoh" teriaknya lagi, sungguh gadis itu masih asik dengan kehangatan dibalik selimut tebalnya.
"Sial kau Kyungsoo, kata mu kau akan ada wawancara kerja" ujar gadis lain yang sedari tadi meneriaki kyungsoo yang tak kunjung bangun
Namun...
Cklek...
"Sial Joy, aku lupa, kenapa tak membangunkan ku eoh?" Ujar kyungsoo tergesa gesa membuat jantung sosok gadis cantik nan tinggi itu hampir kehilangan detak jantungnya karena kyungsoo yang tiba tiba membuka pintu kamarnya dengan kasar, beruntung tangan Joy sedang tidak memukul mukul pintu, jika iya, sudah pasti kepala kyungsoo akan benjol karena pukulan kerasnya.
"Yaak apa kau tuli? Kapan terakhir kali kau membersihkan telinga mu itu?" Ujar Joy geram
"Aah aku lupa, mungkin 1 tahun yang lalu" jawab kyungsoo cengengesan sebelum memasuki kamar mandi
"Kau sangat jorok kyungsoo yaa!!" Teriak Joy
"Dan kau sangat menyayangiku" seru kyungsoo membuka sedikit pintu kamar mandi dan memunculkan kepala mungilnya dengan wajah penuh busa dan kembali menutup pintu kamar mandi.
"Aah dia selalu benar" gumam Joy tersenyum.
~❤️~
YOU ARE READING
She's My Pretty Girl
RomanceChanyeol menjadi bodoh karena tak mengenali gadis itu, Do Kyungsoo dan Kyungsoo menjadi bodoh karena berusaha untuk membuat lelaki itu tak mengenalnya, Park Chanyeol Akankah takdir mempertemukan keduanya dalam sebuah hubungan? atau akan membuat kedu...
