"Papaaaaaaa..." Teriak anak kecil berusia dua tahun itu sambil tertarih ketika berjalan menghampiri sang papa yang baru saja pulang dari kantornya. Pria tinggi bersurai hitam itu tersenyum ketika melihat anak putranya berjalan sambil tertatih menghampirinya yang baru saja masuk ke dapur untuk menemui sang istri yang kini tengah menyiapkan makan malam untuk keluarga kecilnya.
Lee Jeno, pria bersurai hitam itu hari ini pulang lebih awal daripada biasanya sehingga saat dirinya pulang, sang istri masih bergelut dengan masakan yang tengah disiapkannya sekarang. Seolleongtang adalah salah satu makanan favorit Jeno, sudah sangat lama sekali dia tidak memakan masakan korea semenjak dia menyusul istrinya ke Austria.
Bukan menyusul sebenarnya, lebih tepatnya Jeno yang menyuruhnya menetap dinegara tersebut hingga Jeno menyusulnya 5 bulan setelahnya tepat sebelum kelahiran buah hatinya. Jeno melakukannya karena suatu alasan.
"Nana.." Panggil Jeno, yang dipanggil pun menoleh sambil memegangi spatula yang dipakainya untuk mengaduk masakannya yang hampir jadi. Lelaki cantik bernama Na Jaemin atau lebih dikenal sebagai Nana itu tersenyum ketika melihat suaminya sudah pulang dan membopong anak laki – lakinya yang tengah menaminya tadi didapur karena sang anak tidak bisa tidur setelah dimandikan olehnya.
"Astaga Jeno, aku belum selesai memasak dan membersihkan diri kenapa kau pulang lebih awal. Ya Tuhan lihatlah, aku masih terlihat jelek dengan pakaian ini, seharusnya kau menghubungiku jika pulang seawal ini agar aku menyiapkan makanannya sedari tadi." Jaemin mengomel, memprotes pada suaminya kenapa bisa pulang secepat ini. Sedangkan yang terkena omelan hanya tertawa pelan sambil mengusap surai buah hatinya yang berada digendongannya sekarang, lelaki tampan ini sangat merindukan buah hatinya. Padahal dia baru meninggalkannya 8 jam hari ini, tadi pagi Jeno dan buah hatinya sempat bermain bersama ketika sedang mandi.
"Aku pulang lebih awal daripada biasanya karena ingin segera makan malam denganmu Nana sayang." Jeno tampak mendesah pelan setelah mendudukkan putranya di meja makan yang ada didapur. Jeno mengambil mainan pesawat – pesawatan lalu memberikannya pada putranya dan membentengi kedua sisi tubuhnya dengan tangannya agar sang buah hati tak terjatuh.
"Tapi setidaknya kau menghubungiku, Jeno." Jaemin bersuara tanpa memperhatikan suaminya yang ada dibelakangnya. Jaemin mulai melepaskan celemek pink-nya dan meletakkannya digantungan yang ada di dapur, " Mandilah, masakannya sudah jadi, aku bisa menggendong Hyunjin sambil menyiapkannya di meja makan."
Hyunjin memekik senang melihat mamanya menghampirinya, Hyunjin segera merentangkan tangannya, membuat papanya hampir oleng karena Hyunjin begitu bersemangat melihat mamanya. Happ! Dalam hitungan detik tubuh mungil Hyunjin sudah berada digendongan Jaemin.
Jeno menaikkan tangannya untuk membelai pipi sang istri, mengusapnya pelan dengan ibu jarinya lalu dengan sangat sadar diri dia mendekatkan wajahnya ke bibir Jaemin yang sedang manyun karena sedang melucu didepan putranya. Tak lama kemudian dengan sigapnya Jaemin mencubit lengannya karena Jeno tiba – tiba mencium bibirnya didepan sang anak. Jaemin tampak kesal, tentu saja. Bagaimana bisa suaminya ini menciumnya ketika Jaemin belum membersihkan diri dan masih bau dapur, bagaimana jika Jeno-nya nanti menjadi ilfeel dan tidak menyukainya lagi.
"JENO. BISA – BISANYA KAU MENCIUMKU DENGAN KEADAANKU YANG SEPERTI INI HUH." Suaranya sedikit meninggi. Hyunjin yang ada digendongannya kemudian mendongak keatas untuk melihat sang mama yang marah karena baru saja dicium papanya, Hyunjin hanya melongo saat itu.
"Kau tetap cantik dalam keadaan seperti ini Nana sayang, aku menyukainya." Jeno mengusap surai istrinya dengan lembut untuk meredakan emosinya, namun bibir sang istri semakin mengerucut dan membuat Jeno tak tahan ingin meraup bibir mungil itu dan menciumnya kasar. Oh andai saja si kecil ini tidur seperti biasanya, mungkin Jeno akan langsung menggendong Jaemin kekamar membuat adik untuk si Hyunjin.
BINABASA MO ANG
WE FOUND LOVE - NOMIN VERS.
Romance❝ Jika kami tidak melakukannya, semuanya tidak akan seperti ini.❞ Warning! gay + mpreg Bagi yang tidak suka silahkan pergi dari sini. Terimakasih.
