Terkadang melelahkan, jika akhirnya harus ku habiskan setiap hari dengan berharap melihat sesuatu yang semua serba tentangmu
Kapan kau akan rindu, kapan kau akan kembali, kapan kau akan menyesal, pertanyaan pun tumpah ruah tanpa wadah di belantara kepalaku yang bermuara dari kepergianmu
Aku mengerti, bahwa hidup adalah tentang kehilangan - kehilangan yang tak akan pernah usai.
Tetapi, tetap saja aku sama seperti manusia - manusia lain, yang mengutuknya habis habisan lengkap dengan sumpah serapahnya,
Bukannya tak beralasan, tapi akan terlalu lelah untuk mengungkapnya, malam ini membawa seluruh alunan nada dan harmoni luka yang berbalut kecewa, nafas yang sesak akan bekas kehadiranmu, menyeretku ke ruang kehampaan, dengan cahaya remang yang semakin meredup, memusnahkan tawa dan menciptakan air mata,
Hingga hati yang kering di pelataran logika, tak memiliki harapan untuk bisa kembali pulih.
Maafkan aku wahai hati yang telah rapuh...
By Frendi wana s.
YOU ARE READING
Kepergianmu
PoetryAku mengerti, bahwa hidup adalah tentang kehilangan - kehilangan yang tak akan pernah usai.
