Hari ini hari dimana hari terburuk suho dia melewati lorong lorong rumah sakit berlari sambil meneteskan airmatanya dia takut jika sang kekasih meninggalkannya
"hiks mama dimana sehun?"
"sstt tenangkan dirimu dia sedang diperiksa dokter" suho menangis dalam diam dipelukan mama sehun seandainya suho tidak memaksa sehun untuk pergi ke rumahnya semua ini tidak akan terjadi
Flashback on
"sayang"
"iya?"
"kamu ada dimana?"
"aku ada dirumah sedang mengerjakan PR"
"kumohon kerumahku ya"
"tapi sayang PR ku banyak"
"oh jadi kamu lebih mentingin PR dari pada aku?" sehun Sungguh frustasi dia harus mengerjakan PR nya dan besok harus dikumpulkan di sisi lain dia tidak mau suho marah
"tapi sayang diluar hujan"
"aku gk mau tau kamu harus kerumah sekarang!"
"sayang"
"sayang" sehun menghela nafasnya sambil memasukkan ponselnya ke dalam sakunya dan memakai jaket dia segera memakai helm dan menaiki motornya takut sang kekasih makin marah dia mempercepat lajunya di bawah hujan deras namun tiba tiba saja motor sehun tergelincir batu dan mengakibatkan motor yang ia naiki kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan kepalanya terbentur sangat keras helm yang dia kenakan hancur berkeping keping hingga darah mengelucur dari sana
"suho suho" lirih sehun sambil mengambil hpnya dari saku celana
Dia langsung saja menelfon suho
"sayang cepat kesini!" sehun terkekeh pelan mendengar suara suho yang terdengar marah namun menggemaskan
"m-maafkan a-aku aku mencintaimu s-sayang"
"sehun"
"sehun kamu dimana?"
"sehun" namun tidak ada jawaban dari sang pemilik hp hingga terdengar suara ambulans
Flashback off
"keluarga sehun?" kata dokter saat keluar dari kamar rawat sehun
"saya mamanya dok"
"mari ikut saya" mama sehun hanya mengangguk
"d-dok hiks boleh saya jenguk sehun?"
"silahkan" suho segera masuk ke dalam dia makin histeris melihat keadaan sehun langsung saja dia lari dan memeluk tubuh sehun
"hiks maafkan aku sehun"
"maafkan aku" setelah beberapa saat menangis ada pergerakan dari tangan sehun suho langsung mengusap air matanya kasar dan tersenyum
"sehun kamu sudah sadar?sayang kamu gapapa?"
"lo siapa?" suho seketika membeku dia terkejut dengan apa yang sehun bilang
"hun jangan bercanda deh gw gk suka"
"beneran! Tapi lo siapa?" suho tersenyum lalu menghampiri sehun dan menggengam tangan sehun namun sehun langsung menepis tangan suho
"gw pacar lo hun"
"gw gk punya pacar"
"hiks lo tega hun" suho menangis sambil menatap sehun
"aaarrrrggghhh" teriak sehun tiba tiba sambil memegang kepalanya seketika dokter dan suster langsung memeriksa sehun
"suruh dia keluar arrrghhh" sungguh hati suho sangat sakit dia segera berlari dari sana sambil mengusap air matanya kasar dia berlari menuju taman dekat rumah sakit dia mendudukkan dirinya dikursi taman sambil menangis
"hiks hun kenapa lo tega sama gw?" kata suho sambil menunduk dan menjambak rambutnya
"suho" merasa dipanggil suho langsung menoleh
"mama" lirih suho sambil terisak
"maafin mama nak kata dokter sehun mengalami gangguan ingatan dia amnesia" suho makin histeris mendengar itu
"hiks ma apa sehun bakal lupain suho?"
"dia gk ngelupain kamu dia cuma lupa sama kamu coba kamu berusaha keras untuk mengembalikan ingatan sehun dan mama akan membantu kamu"
"makasih ma" mama sehun mengangguk sambil mengelus kepala suho dan menatapnya kasihan
YOU ARE READING
AMNESIA (HUNHO)
Randomsayang - suho lo siapa? - sehun hiks lo lupa sama gw? - suho jangan drama deh jijik! - sehun
