Lihatlah langit yang terhampar luas di atasmu. Begitu luas hingga kau tak akan bisa menemukan titik akhir. Biru yang meneduhkan pandangan dan jiwamu. Serta gumpalan-gumpalan awan yang yang mengharuskanmu berimajinasi dengan berbagai wujud abstraknya.
Saking asyiknya menyaksikan karya menakjubkan Sang Maha Sempurna. Membuat dirimu berandai tak berlogika. Mengharapkan dirimu bisa memiliki kekuatan melayang dan melesat di antara kapas-kapas raksasa itu serta merasakan lembutnya ketika dirimu mendaratkan raga di permukaannya.
Duh, jika aku berpikir seperti itu di tengah khalayak dengan secercah senyum kecil. Mungkin tak salah jika mereka menganggap diriku telah hilang akal sehat. Tapi, sungguh sesuatu yang sederhana itu membuat relung hatiku menenang dan membuatku tersadar akan pentingnya bersyukur untuk segala yang diterima.
Apakah kalian sama denganku yang bertanya akan hal mengapa warna langit ketika cuaca sedang cerah adalah biru? Bukankah untuk menggambarkan hari yang cerah adalah dengan warna kuning yang menyimbolkan keceriaan? Atau mengapa tidak dengan warna putih seperti lampu di kamarku yang kuanggap itu cerah? Sepertinya aku telah menanyakan hal aneh. Dan aku tersadar kembali jika aku lupa apa arti kata bersyukur tadi.
Seharusnya tak ku ajukan pertanyaan bodoh itu. Akan lebih baik jika aku diam dan menerima yang telah diciptakan-Nya dengan pujian tulus ikhlas. Karna Tuhan tau apa yang Dia perbuat dan Dia hasilkan bagi kami semua, yaitu para hamba yang masih saja khilaf akan satu kata itu "syukur".
Satu kata itu sangatlah lugas. Mudah untuk dilakukan, namun terasa cukup sulit dan membutuhkan waktu untuk mengerti dan menerima arti sesungguhnya. Maknanya begitu dalam hingga jika kau bisa menggalinya dan menemukannya. Maka bisa membuatmu hidup tenang, nyaman, dan bahagia baik di kehidupanmu yang sedang kau jalani sekarang maupun di kehidupan yang akan kau jalani ketika jiwa dan raga sudah tak dapat menyatu kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Random Thoughts
RandomAku hanya mengetik apa yang sedang aku rasakan saat aku merasa harus mengetik. Berisi tulisan-tulisan singkat yang tak saling berhubungan antar chapternya. picture source : Pinterest
