Siklus hidupku masih dalam tahap grow belum mencapai klimaks.
Dan aku takut jika suatu hari nanti air mata yang hanya aku keluarkan dari baca-baca novel atau kejadian orang lain yang memprihatinkan akan kembali jatuh air mataku untuk sesuatu yang sangat menyedihkan dalam hidupku.
Sakit hati? Pernah beberapa kali ketika harus melepaskan rasa yang cukup lama bersarang dalam hati namun sang pemilik rasa tersebut telah memilih wanitanya. Menyedihkan bukan? Mencintai ah bukan tapi masih dalam tahap menyukai dan mengagumi seseorang meski hanya dalam diam. Diam yang tak bisa berbuat apa-apa hingga akhirnya diam itu membunuhku karena melihat seseorang itu tersenyum bahagia berkat wanita lain.
Seseorang yang telah lama menemani hari-hariku hampir 4 tahun belakangan ini, kini dia telah menemukan sosok wanita masa depannya. Sakit tidak diragukan lagi, tapi ini adalah hasil kebodohanku karena aku hanya menyimpan perasaan ini hanya lewat diam dan doa-doa yang aku kirimkan lewat sujud di sepertiga malamku. Seseorang yang dulu pernah menemani hari-hariku walau hanya lewat pesan singkat. Tapi sangat berkesan buat diri ini yang selalu lemah dalam hal rasa.
Tuhan, apakah ini salah satu ujian buat diriku yang masih sering ingkar akan perintahMu?
Kapankah pemilik tulang rusuk ini akan datang dan menjemput dengan segenap rasa yang akan membuat hari-hari ku penuh dengan keindahan karena sebuah penghargaan yang telah diberikan olehnya.
Dan sampai hari ini, di usia menjelang 23, aku masih tetap berharap akan dipertemukan dengan seseorang yang tepat untukku mengarungi dunia menuju akhirat.
Semoga kelak Allah akan mempertemukan dengan caranya yang indah. Dan saat ini hanya doa dan usaha yang bisa aku lakukan.
