Chapter: Prolong
Author: Firda As
Disclaimer: Animonsta
Rate: T(mungkin)
Pairing: Elemental X Gempa, FangGem, dan KaiGem.
50 tahun:
Tok Aba
18 tahun:
Halilintar
Taufan
Gempa
Fang
Capten Kaizo
Gopal
17 tahun:
Blaze
Ice
Thorn
Solar
Yaya
Ying
Mohon komentarnya dan beri saranya. Maaf juga bila ada typo yang bertebaran karna ini cerita pertama saya. Masih butuh bimbingan.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
■■■■■By: Firda Arisanti■■■■■
Di pagi yg cerah di pulau rintis. Terdapat 7 kembar Boboiboy elemental. Mereka setiap hari tidak pernah tidak apsen untuk membuat keributan didalam rumah. Tetangga pun sudah terbiasa akan kelakuan tujuh kembar tersebut. Tapi bukan tentang itu yg akan aku ceritakan. Tapi tentang salah satu Boboiboy elemental tersebut yaitu Boboiboy Gempa. Salah satu kembar ke tiga dari tujuh Boboiboy. Salah satu adik dan kakak kesayakan para Boboiboy.
Pagi yg cerah ini, tujuh kembar Boboiboy sedang berkumpul untuk sarapan pagi. Suasana makan mereka dihiasi oleh keributan yang dilakukan trio troublemarker. Yaitu Taufan, Blaze, dan Thorn.
"Hei, itu ayamku Blaze, kembalikan," seru Taufan sambil meraih ayam yang di ambil oleh adik keduanya tersebut. 'Enak saja main ambil-ambil. Itu ayam satu-satunya yang tersisa, seenaknya sendiri mengambil punya orang. Situ udah makan berapa banyak sampai dia gak kebagian' batinnya.
"Hei kalau jadi kakak itu jangan pelit. Harusnya kak Taufan itu berbagi dengan adiknya," ucap Blaze. Iya memang benar Blaze, tapi tidak seperti itu juga kali. Kau sudah makan berapa ayam sampai kakakmu tidak kebagian. 'Dasar adik maniak ayam' batin Taufan.
Ingin dia menyuarakannya tapi takut dengan kakak pertamanya yang pemarah itu. Mendingan cari aman saja dari pada pagi-pagi bikin ribut lalu membangunkan singa tidur. Kalau sudah bangun bisa gawat kepala benjol-benjol.
"Ice jangan tidur melulu dong. Lihat sampai membentuk sungai tu air liur. Liuuuhhh...menjijikan." Ucap Blaze saat melihat adiknya yang serba biru lautan itu sedang makan sambil tidur.
"Hn...kakak cerewet." ketus Ice lalu kembali tidur lagi sambil makan. Ck ck ck...Ice Ice tidak sopan tau makan sambil tidur.
"Heii...dibilangin kok ngeyel.
Jadi tidak selera makan nih aku. Ini kak Taufan aku kembalikan ayammu." Ucap Blaze lalu dengan seenak udelnya mengembalikan Ayam yang sudah separuh dimakan kepiring Taufan. Taufan yang saat itu sedang enak mengunyak udang tepung melototkan matanya lalu berseru.
"Hei sikirkan itu ayamya. udah separuh dimakan dikembalikan lagi. Dasar adik durhaka." ujar Taufan, lalu dengan gamblangnya ia tidak sengaja melemparkan ayam itu kekepala Halilintar yg ditutupi topi.
"Alamak...habislah aku...matilah aku...," ucap Taufan sambil berkeringat dingin meratapi nasipnya yang sedang sial di pagi hari ini karna telah membangunkan singa yang sedang tidur.
Semoga saja kakanya yang serba hitam merah itu, tidak sampai membuatnya babak belur karna bisa-bisa ketampanannya hilang. Kalau sudah hilang para fansnya juga akan hilang. Lalu ia tidak akan populer lagi.
kalau tidak populer maka Fang akan mengambil kepopulerannya. Kalau sudah seperti itu ia akan tersingkirkan, kalau sudah tersingkir ia akan dilupakan sebagai elemental terkuat, kalau sudah dilupakan...*dibekep*
Lanjut cerita...
Halilintar yang saat itu sedang asiknya makan ayam ditemani hot coklat, tiba-tiba tersedak ayamnya. Terbatuk batuklah Halilintar lantaran terkejut mendapati kepalanya dilempar dengan ayam. terima kasih pada adiknya tercinta Gempa, yang sudah memberinya minum. Setelah merasa lega dan tidak batuk-batuk lagi, Halilintar lalu menatap tajam Taufan yang sedang kalang kabut.
"Beraninya kau...," sebelum Halilintar mengamuk, Gempa lalu mencegahnya sebelum terjadi perang.
"Ehh...sudah sudah kak Hali, kan kak Taufan tidak sengaja. Maafkan saja kak." Ucap Gempa lembut. Selalu ia yang akan mencegah pertengkaran yang terjadi antara Kakak-kakaknya.
Kalau tidak siapa yang akan mencegahnya. Solar kalau disuruh pasti akan menolak karena dia itu tidak mau diperintah/egois. Kalau Ice lupakan si tukang tidur itu atau si tukang makan. Blaze kalau disuruh, tidak selesai masalah malahan ia juga akan ikutan berkelahi. karna diakan gampang tersulut emosi. Thorn? Yah ia bisa sebenarnya kalau tidak ada sisi bodohnya. Tidak selesai permasalahan malah permasalahan menjadi panas karna Halilintar dan Taufan kepanasan. Maksudnya kepanasan yang aku maksut bukan yang itu atau panas karna keringat atau kehausan. Maksutnya Kepanasan karna frustasi akan kepolosan Thorn adik ke enam dari tujuh saudara. Sumpah kalau kalian menghadapi sisi sifat Thorn yang polos, kalian akan menjadi gila mendadak karna kebendulan (bahasa malaysiannya) kebodohan Thorn.
"Selamat kali ini kau Taufan karna dibantu Gemgem-chan. Tapi lain kali tidak akan aku biarkan kau lolos dariku. Akan aku cincang-cincang kau dan aku mutilasi sampai menjadi ukuran kecil lalu dagingmu ku kasih ke ikan hiu yang ada di lautan." ucap Halilintar sadis, sambil memperaktekkannya dengan buah apel yang sudah hancur menjadi potongan-potongan kecil.
Taufan yang melihatnya bergidik ngeri ia membayangkan bagaimana jika ia menjadi Apel yang ada ditangan Halilintar. Menjadi potongan-potongan kecil lalu potongannya diberikan untuk santapan ikan hiu yang ada dilaut.
"Ehehehehehe...sorry kak Hali" ucap Taufan. Ampun ia sudah kapok tidak buat lagi sudah.
YOU ARE READING
Family Boboiboy ElementalXGempa
RomanceElementalXGempa #HaliGem #TauGem #BlazGem #IceGem #ThorGem #SolGem #FangGem #KaiGem Halilintar: "heh, usaha yang sia-sia." Taufan: "sini Gempa kakak bantu . Mudah saja membersihkan ini semua." Ice: "tidak mau aku mau tidur saja." Blaze: "ayo Gempa m...
