“Guanlin, enak ya jadi orang tinggi, serba kelihatan.”
Mereka satu sekolah, satu angkatan, kelas bersebelahan, saling mengetahui satu sama lain, tapi tidak pernah berinteraksi satu sama lain.
Hari itu menjadi hari pertama Nara berbicara kepada Guanlin, walau dihadiahi ejekan oleh Guanlin.
“Makanya berdiri dong biar kelihatan.”
“Sialan.”
Nara tidak tau kalau mengajak Guanlin bicara hari itu akan membuat Guanlin melibatkan diri dalam hari-hari Nara berikutnya.
Guanlin ternyata menjadi seseorang menjengkelkan bagi Nara. Tak hanya menjengkelkan tapi pemuda itu sangat kekanakan. Nara benar-benar selalu dibuat naik darah dengan kelakuan Guanlin.
Namun, Guanlin menjadi seseorang yang ada untuknya ketika ia menyaksikan dunia miliknya runtuh. Guanlin menjadi seseorang yang selalu meyakinkan Nara bahwa semuanya akan baik-baik saja. Guanlin menjadi seseorang yang memperingatinya supaya ia tidak kehilangan diri sendiri saat ia ditinggalkan.
Ya, Guanlin memang tinggi. Tinggi tubuhnya membuat Nara iri karena ia hanya sebatas dada pemuda itu. Tinggi badannya selalu menjadi bahan olokan Guanlin.
Guanlin memang benar-benar tinggi. Terlalu tinggi malah, sampai Nara tak bisa menggapainya.
***
Teman-teman jadi aku kembali lagi setelah hiatus lama dari peradaban wattpad hahaha😂Aku gak yakin sih ada yg inget sama ceritaku dulu soalnya udah aku unpub dan aku udah hapus file nya
Aku balik lagi dengan cerita ini walau masih kaku tapi aku mau mulai lagi dan perbaiki terus
Selamat membaca ya, semoga bisa menghibur dan jangan lupa like serta komennya aku tunggu
YOU ARE READING
Tinggi - Guanlin
Fanfiction"Guanlin, enak ya jadi orang tinggi, serba kelihatan." Mereka satu sekolah, satu angkatan, kelas bersebelahan, saling mengetahui satu sama lain, tapi tidak pernah berinteraksi satu sama lain. Hari itu menjadi hari pertama Nara berbicara kepada Guan...
