~Prolog~

30 3 0
                                        


Perjodohan?
         Menyebalkan!

Ini semua gara-gara diriku terlalu sibuk dengan pekerjaanku! Sehingga diriku tak mempunyai kekasih.

Kerja
   Kerja dan
Kerja

Itulah keseharianku.

Sampai umurku sudah benar-benar matang untuk menikah dan diriku belum juga mempunyai kekasih.

Hingga tak ada jalan lain orang tuaku memaksaku agar diriku mau dijodohkan.

Tidak setuju!

Itulah yang selalu kukatakan ketika terus menerus membujukku untuk dijodohkan.

"Baiklah aku mau."

Dengan berat hati aku mengatakan hal itu ketika ayahku yang sedang kumat penyakitnya yaitu serangan jantung, meminta agar diriku mau dijodohkan.

Diriku sempat menolak, tapi ayah malah menakutiku dengan berbicara "Umur Ayah tidak akan lama lagi, Nak. Ayah ingin melihatmu menikah sebelum Ayah tiada."

Disitulah diriku merasa iba. Hingga akhirnya diriku mau untuk dijodohkan.

~Milza~

Seorang perempuan yang dapat mengubah seorang Es kutub seperti diriku menjadi seorang yang humoris,  dia mengajarkanku apa itu CINTA.

Dengan sikap cerobohnya hal itu yang mengajarkanku bahwa diriku harus menerima apa adanya tanpa memandang kekurangannya.

~Cinta ... itu. Menerima dirinya apa adanya, tidak memandang kekurangannya, selalu setia, saling percaya, dan tak pernah meninggalkannya. Cintai dirinya setulus mungkin~

.
.
.

Jangan lupa vote, comen dan sarannya.

Aku menunggu hal itu dari kalian:)

Salam gadis humoris yang suka berangan^-^.

Istri Ceroboh (Tahap awal) Stories to obsess over. Discover now