Futakuchi sudah sangat hapal dengan kebiasaan kekasihnya, Ayuzawa Reina, yang diam-diam senang sekali mengejutkannya. Tanpa berbasa-basi atau membiarkan orang lain memahami maksudnya, Reina kentara santai saja dengan kebiasaannya yang sukses membuat siapapun jantungan.
Tidak, bukan kejutan semacam sulap atau hadiah spesial yang membuat terharu. Ah, salah satunya seperti ...
Kita putus, ya.
Kalimat itu menyapa layar ponsel Futakuchi Kenji di Senin awal hari. Kantuk seakan hancur berkeping-keping setelah sepasang mata menangkap kalimat singkat terkait, membuatnya melotot tidak percaya. Terutama setelah mendapati bahwa kontak pengirim pesan itu bernama 'Rei', panggilan untuk Reina khusus darinya.
Futakuchi tidak berniat membalas pesan terlebih dahulu, melainkan bergegas pergi ke sekolah untuk menemui Reina secara langsung. Masa bodoh rambutnya yang masih berantakan, dasi yang tidak terpasang rapi, atau sepatu terbalik.
Ia membutuhkan penjelasan.
____
_______
__________
Himawari Reina Present!
| Breaking Up Day |
Futakuchi Kenji x OC! Ayuzawa Reina
Oneshoot | 1818 words
Romance | Hurt/Comfort | Slight! Humor
Haikyuu © Furudate Haruichi
Story © Helianthus16
Dedicated to D-Amantes
Happy Reading!
__________
_______
____
Reina yang selalu memamerkan senyuman ramah itu terlalu sulit dipahami. Alur pikirannya sulit diterka, bahkan senyumnya mengartikan segala emosi. Reina seakan membatasi diri dari semua orang, menyembunyikan sesuatu di belakang punggungnya. Tidak ada yang dapat memastikan bahwa setiap rangkaian katanya adalah kejujuran. Futakuchi mengetahui itu sejak lama sekali dan ia ingin menanggungnya.
Walau pada pertengahan, ia tidak menyangka akan sesulit ini.
"Reina tidak hadir."
"Eh?"
"Hum, dia bilang sedang berhalangan, tidak tahu apa itu."
Jawaban tersebut praktis membuat bahu Futakuchi menurun, seakan ada tambahan beban yang diletakkan di atasnya. Setelah mengucapkan 'terima kasih' pada penjawab, yang merupakan teman sekelas Reina, ia segera beranjak meninggalkan posisi tanpa menunggu respon lagi. Percuma saja datang terburu-buru ke sekolah jika yang dicari tidak ada.
Ini bukan pertama kalinya terjadi, tetapi sudah sering. Dan sebelum ini, Reina pasti kembali dengan biasa seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Bedanya ada masalah yang mengikat saat ini, yakni kelanjutan hubungan mereka. Futakuchi tidak ingin mengakhiri begitu saja dengan alasan buram.
"Kalau begitu temui ia sepulang sekolah." Begitu saran Mai, salah seorang terdekat Reina sekaligus manajer klub voli. "Gadis seperti Reina memang tidak terduga. Kadang ia sudah merencanakan semua hal sendirian di dalam otaknya, tanpa diketahui siapapun. Ia mungkin juga sudah berencana memutuskanmu sejak lama." jelas Mai dengan santai, seakan dia telah mengetahui semuanya.
Brak!
Futakuchi menggebrak meja.
"Itu tidak mungkin! Dia tidak pernah merahasiakan apapun dariku!" protesnya tidak terima, memasang wajah garang.
ESTÁS LEYENDO
Breaking Up Day ; Futakuchi Kenji
FanfictionJika sebagian besar gadis beranggapan masa-masa terjalinnya hubungan mesra adalah awal dari kisah cinta, maka bagi Reina sebaliknya. "Kita putus." Kalimat itu menjadi awal dari kisah mereka, terangkai di lembar pertama. Semua terjadi begitu saja, b...
