Blurb

8 2 0
                                        


Tatapannya lurus kedepan, melihat pantulan cermin dihadapannya. Dahinya mengkerut, menandakan kebingungan didalam dirinya. Kini dihadapannya terdapat perempuan yang sama bingungnya memandang diri. Berputar, maju, mundur, lalu berputar kembali. Dan hasilnya tetap, dahi itu masih mengkerut kebingungan.

"Mbak, ini emang nanti nggak gerah pake kaya gini? Aku terakhir pake baju panjang sama jilbab aja pas SMA. Dan itu kalau udah masuk jam 10 udah mulai gerah dikelas."

"Kamu cantik pake ini, dek. Kalau kamu ngerasa gerah atau kepanasan itu karena kamu belum terbiasa. Seharusnya kebiasaan kamu pas SMA yang jeleknya dibuang aja. Belajar lagi dari awal. Karena kodratnya perempuan itu, kita menjaga aurat kita dari pandangan laki-laki. Kamu tau batas aurat buat perempuan kan?"

"Iya ko tau. Dari ujung kepala sampai ujung kaki, kecuali telapak tangan."

"Nah itu kamu tau. Mulai sekarang kalau kamu emang udah yakin sama pilihan kamu, mau nggak mau kamu harus belajar dari awal. Biar terbiasa, dan nggak ada keterpaksaan buat diri kamu sendiri."

Masih mengamati pantulan dirinya dihadapan cermin, Raisya bergumam, apakah pilihannya ini sudah tepat atau belum. Walau ada gejolak dalam dirinya untuk menjadi lebih baik, tetapi masih ada bagian dari dirinya yang belum siap. Mengenal Nisa dan Hana memang bukan baru-baru ini. Mereka adalah penghuni kos sekaligus kakak tingkat ditempat menimba ilmu Raisya saat ini. Dan dari mereka, Raisya banyak belajar tentang kehidupan. Namun, banyak yang tidak mengetahu jalan kehidupan Raisya yang sebenarnya. Memutar badannya menghadap belakang, Raisya meminta saran kembali kepada Mbak Nisa dan juga Kak Hana yang memang sedang memperhatikannya.

"Bantu aku yaa, Mba Nisa sama Kak Hana. Sampai sekarangpun aku masih bingung."

Baik Nisa maupun Hana dua-duanya menggeleng tidak percaya, tetapi kedua ekspresinya memang berbeda. Nisa yang lebih kalem menghadapi tingkah Raisya tidak seperti Hana yang mulai merasa gemas dengan Raisya. 

SpeechlessWhere stories live. Discover now