Pada semilir angin aku hendak bertanya
Adakah yang bernyawa hilang logika saat diterpa cinta
Diam tak berdaya hingga mati rasa
Pada kerasnya ombak samudera
Cinta manakah yang lebih sempurna
Benarkah cinta orang tua terhadap anaknya
Ataukah cinta sepasang sejoli manusia
Bagaimana dengan cinta Sang Pencipta pada hambanya
Pada Tuhan Yang Maha Esa
Akhirnya kutemukan jawabannya
Tanpa hadirnya cinta Mu di dunia
Benar hukumnya, hidup ini terasa hampa
Nyatanya semua cinta yang ada di dunia hanyalah fatamorgana
Hanya cinta Mu lah yang tak ada duanya
Dan pada akhirnya semua cinta yang ada di dunia
Pada Mu lah semua cinta bermuara
Puisi oleh
Huzaimatul Khalisah
Diterbitkan dalam buku kolaborasi satu mimpi bersama Nissa Sabyan
Antologi Puisi "Terbang Dalam Deen Assalam"
