Hanya ada sebuah kata yang menggambarkan kehidupan ku saat ini
Kebohongan.
Di luar aku tersenyum di dalam aku sedih.
Aku hanya seorang manusia yang memiliki pribadi yang hanya menyembunyikan masalah nya dari orang banyak.
Aku hanya menyimpan nya sendiri,hanya aku dan tuhan yang tahu.
Sudah sejak lama hingga aku menderita gangguan mental.
Kehidupan ku semakin bertambah rumit.
Setiap hari aku selalu berganti muka, itu sangat melelahkan.
Dan terkadang aku kembali merasakan depresi sesaat setelah aku merasakan kebahagiaan.
Kehidupan yang penuh lika liku. Tentu saja ini membuat ku lelah,dan berfikir beberapa kali untuk mengakhiri hidup ini.
Bertanya pada tuhan kapan aku mati.
Dan selalu membayangkan kapan malaikat maut menjemputku.
Hal yang sungguh tidak masuk akal. Di saat kondisi fisik mu sedang tidak kondusif
Dan orang orang di sekitar mu membuat mu sedih itu menjadi point untuk menambah ke sakitan entah itu di fisik atau batin.
Hal yang cukup simple kalau kau tanya aku mengenai apa tujuan mu hidup di dunia.
Jawaban ku hanya untuk mendapatkan surga tuhan ku.
Selebihnya buram aku tak mengetahuinya.
Lee jeno itu adalah namaku ,seorang remaja laki laki yang menderita gangguan mental.
Tidak ada yang menyadarinya selama ini
Di saat perasaan itu datang tidak ada yang menghibur ku ketika aku sedih,tidak ada yang mengulurkan tangannya saat aku terjatuh di dalam lubang yang dalam.
Tidak ada sama sekali.
Hari demi hari aku lalui hanya dengan kebohongan
Aku hanya ingin ini semua berhenti
Aku ingin aku bisa hidup di tempat dimana ada satu saja orang yang mengerti akan diriku,tidak dengan disini dimana orang orang di sekitar hanya memanfaatkan ku saja.
“jeno bangun sayang ini sudah pagi,apa kau tidak ke sekolah?”
Itu adalah ibu ku.
Terdengar seperti ibu idaman memang.
Selalu menbangunkan anak nya dengan lenah lembut. Tapi dia akan selalu pergi di saat aku perasaan sedih itu datang.
Dan dia akan ada di rumah jika perasaan senang itu datang.
Jadi dia hanya mengetahui jika aku bahagia saja,tidak dengan kesedihan ku.
Ceklek
“jeno, kau kenapa sayang?”
Itu suaranya lagi.dan dia menghanpiri ku ke dalam kamar.
“tidak apa apa ,eomma”
Akhirnya aku menjawab, dengan suara yang sangat pelan
Terdengar seperti bisikan tapi nasih bisa di dengar oleh ibu ku.
“kau mau eomma masakin sesuatu?” Tanya ibu ku lagi
Aku yang semula menatap lurus kedepan, akhirnya menatap ke mata ibu ku itu.
“ti..tidak usah, aku hanya ingin jalan jalan sebentar “ jawab ku
“ohh baiklah, tapi mandilah cepat. Bukannya sekarang kau sekolah?” Tanya ibu ku lagi
Aku hanya menggeleng dan menunjuk kan tanggal di nakas
“oh kau libur,baiklah aku akan pergi bersama teman teman ku. Appa akan pulang sore jadi kau bisa melakukan apapun terserah mu. Jika kau butuh sesuatu telpon eomma ya"
Dia pergi...
Meninggalkan ku di sini sendiri, ternyata dia lebih memilih teman teman nya dari pada anak nya yang membutuhkan perhatian.
YOU ARE READING
secret of lee jeno
Fanfictionmenceritakan kisah hidup seorang remaja yang penuh dengan lika liku. kesedihan. dan kesakitan. perjuangannya untuk bertahan dari kejam nya dunia sampai malaikat kematian menjemputnya
