Akhirnya setelah sekian lama, menikmati kehidupan yang monoton kini kembali berwarna.
Kerinduanku pada teman-teman di sekolah membuatku tak sabar ingin melepas rasa rinduku selama ini. Aku mempunyai 3 sahabat yang pertama Rime. Dia adalah orang yang paling dekat denganku, dia baik, dia cantik, cerdas, dan banyak penggemar di sekolah. Tapi dia tetap rendah hati. Yang kedua adalah Amelia. Nah kalo yang ini penasehat kita semua, bawelnya itu ga tahan, tapi bikin kangen wkwk. Dia motivator juga ketika kita semua malas buat ngerjain tugas dia pasti yang bakalan ngomong dari A sampai Z. Oke yang ketiga ini namanya Fortuna. Karena dia berada dalam keluarga yang mencukupi dia selalu jadi atm berjalan kita, entah kenapa dia baik banget sih, mau jajanin ini itu tapi tetap saja kita semua gantiin uang dia. Fortuna beda keyakinan dengan kita semua, tapi engga membuat kita pilih kasih. Dengan sifat yang berbeda beda seperti ini membuat kita belajar dan saling melengkapi. Dan terakhir.
Aku, Natasha. Aku mudah marah, egois, dan moodyan. Ya terpaksa teman temanku selalu mengalah. Untungnya aku punya teman yang baik hati.
Tepat pukul 07.00 aku sampai di sekolah, tidak berpikir lama aku langsung mencari teman temanku. Tiba tiba mereka datang dari arah belakang dan mengagetkan ku
" Dorrr..." Teriak amelia
" Ih, kalian jahat, aku nyariin kalian." Jawabku kesal
" Maafin kita ya, kita cuma mau kasih suprise aja ke kamu. Akhirnya kita bisa barengan lagi." Fortuna mengalihkan
" Engga mau di peluk nih?" Tanyaku dengan manja
Kita berpelukan.
Perasaanku kali ini jauh lebih tenang. Ketika melihat mereka baik baik saja, sudah hampir 2 bulan lebih kita dipisahkan oleh jarak. Ketika aku harus pindah sementara ke bali menemani ayah bekerja disana. Sudahlah kini aku sudah kembali di kota kelahiranku yaitu Bandung.
YOU ARE READING
Tersesat
RandomKemanakah arah menuju pulang? Aku tak tahu ini sungguh rumit, aku tersesat. Mari kita temukan. Dan ternyata jalan pulangku adalah menuju kamu.
