Hi kalian, kenalkan nama ku Alzena Grey.
Musik yang aku dengar terkadang menyenangkan ,sedih,konyol, bebas,sejuk,wangi,kanan,kiri . Ntah sejak kapan aku suka membagi aliran musik itu,musik favoritku ku yang ber genre bebas tpi keadaan ku sendiri yang takbebas terkurung dalam bayang –bayang hitam putih yang masih berjalan memutariku, bayang-bayang yang ingin ku hilangkan dan ingin kulupakan,tapi sekeras apapun usahaku untuk melupakan bayang-bayang yang memutari ku aku tetap tak bisa melupakan bayangan buruk itu. Aku mulai cepek,kesal,pusing dengan semua ini. Sampai aku bertemu yang namanya musik dalam hidupku. Ya, musik yang sebenarnya.Disinilah kisah ku bermulai....
Di pagi hari aku duduk memandang langit dari jendela kelas, ku masukan satu persatu earphone di kedua telingaku lalu memutar lagu dengan volume sedang , ku menatap lekat lagit yang biru nan cerah ,lalu aku menarik napas lalu membuang perlahan , senyum ku tak bisa ku tahan lagi bau ini memang sangat membuat ku senang bau kebebasan lagu yang ku putar seakan membebaskan ku untuk keluar sebentar dari semua yang ada,mengajak ku untuk merasakan kebebasan yang seharunya kurasakan dari awal walaupun hanya bau yang kurasakan . Aneh ya?,kenapa teman- teman ku tak bisa mencium dan merasakan bau yang kurasakan dari musik yang mereka dengar . Tak lama kemudian teman-teman yang lain mulai berdatangan di kelas ku , aku baru sadar saat bunyi bel upacara mengagetkan ku , lalu aku tergesa– gesa menghampiri tas ku untuk mengambil topi lalu berlari sedikit untuk ke lapangan dan tanpa sadar earphone ku masih terpasang di kedua telingaku dan lagu ku masih belum mati tanpa sadar aku menikmati lagu itu dengan menatap lagit biru , aku tak berani melepasnya karena takut ketahuan klo aku tak segaja memakainya saat upacara sudah di mulai , kudengar suara kicauan burung berpadu birunya lagit dan sejuknya angin yang datang,ku memejamkan mata beberapa menit untuk menikmati keadaan yang ada ,itulah salah satu hal yang menyenangkan tapi tak bisa ku ulangi setiap saat . Saat aku memejamkan mata ku, seakan hidup ku sejuk kembali ku cium bau kesejukan dari lagu yang mengalun di telingaku tanpa sadar upacra sudah berakhir dan kami mulai berhamburan untuk kembali ke kelas masing – masing .
ku lepaskan earphone di kedua telingaku yang sedari tadi tak lepas dari telingaku,lalu aku berjalan menuju kelas dan sampainya di kelas ku duduk dan berfikir lagu apa yang ku putar tadi? Kenapa berbau dan terasa sejuk sekali , aku mengecek hp ku kembali dan mencatat judul lagu yang sudah ku putar tadi.Hari ini pelajaran pertama di mulai, pelajaran favorit ku dulu , dulu pelajaran ini sangatlah menarik karena baru pertama kali nya aku mempelajarinya tapi lama kelamaan, minggu bertemu senin kembali dan seterusnya pelajaran itu mulai membosankan, aku bukan bosan karena tidak mengerti , ya! Karena alasan lain ,jika kalian menebak guru ku itu galak, iya sih heheh, tapi bukan alasan ku untuk tak menyukainya sekarang , sebabnya adalah guru tersebut sangatlah teledor mengiisi nilai kami di buku nilianya sendiri itu semua membuat kita sekelas kewalaha setengah mati dan paling menyebalkan dari itu semua dia tak menerima nilai yang terlambat di masukan ke buku nilai miliknya, jadi kita juga bingung, yaaaa bodoamatlah .
Kriiiiiiing
lonceng berbunyi menandakan jam istirahat , pada saat itu senyum ku yang hilang dari mata pelajaran jam pertama kembali tersenyum tipis karena melihat senyum lebar teman – teman ku yang mengajak ku ke kantin , selepas dari kantin kamipun kekelas , saat melangkah masuk ke kelas firasat ku agak buruk , dalam hati ku berkata '' firasat apa ini ? '' tapi tak ku hiraukan , menit demi menit berlalu , aku yang sedang duduk di hampiri beberapa prepempuan yang tak ku kenali tpi firasatku berkata mereka adalah kakak kelas ku , mereka datang dan mencari ku dengan muka yang sangatlah kesal, nth aku salah apa ya ? tak lama kemudian mereka bertanya nama ku padahal mereka sudah tau nama ku _-
"Hey lo."
"Iya? Saya, kak?"
"Iya, lo."
"Kenapa ya, kak?"
"Nama lo siapa?"
"Nama ku Kim, kak." jawab ku dengan eksperesi dingin
"Oh Kim ya,"
"Lain kali ati-ati ya, dek." mereka lalu berjalan keluar kelas ku sambil tertawa
dalem hati ''Ngapain coba gua harus hati-hati? Lah emang ntar gua kenapa?'' perasan makin nggak enak.
kriiiiing
Bel masuk telah berbunyi , teman-teman ku sudah ada di tempat duduk masing –masing . Bel pulang pun akhirnya berbunyi, setelah pelajaran selesai aku pun seperti biasa, membereskan barang – barang ku lalu keluar kelas menuju kantin membeli sebotol air , lagi- lagi ketemu kakak kelas yang datang di kelas ku tadi , tapi bodoamatlah ( kebiasaan ku saat pelajaran selesai adalah ke kentin dulu ntah beli apa yang penting absen ke kantin )
lanjut sehabis ke kantin segeralah ku ke parkiran sekolah yang mulai sepi untuk mengambil kendaraan ku,sebuah sepeda yang agak tinggi lalu ke sebuah tempat yang ku sebut sebagai diri ku yang tersembunyi , sesampainya di sana ku buka pintu tempat itu lalu menyimpan sepeda yang ku gunakan tadi , setelah itu ku tergesah-gesah ku menuju sebuah mobil sport silver mengkilat , setelah mengunci tempat tadi, ku segerah melaju dengan kecepatan sedang ke rumah, benar saja, aku terlambat 10 menit tpi untunglah orang tua ku tak ada di rumah jadi tak ada omelan untuk hari ini . ku sengaja menyembunyikan latar belakang diri ku dari semua orang di sekolah untuk sebuah alasan . seperti biasa sehabis pulang sekolah , ganti baju , makan , langsung pergi lagi ke tempat kerja , tempat itu adalah salah satu tempat yang dimiliki orang tua ku di sana adalah salah satu tempat yang agak menyengkan dan agak menyedihkan, di sana aku adalah kim sebagai kariawan biasa BUKAN Kim sebagai anak pemilik tempat itu, orang tua ku yang menyuruh ku kerja di sana tpi aku yang minta ke pada mereka agar jangan ada yang mengetahuinya bahwa aku anak pemiliki tempat itu, tanpa ragu orang tua ku menyetujinya , sempat aku kecewa dengan perkataan mereka tapi seperti biasa aku menerima apapun keputusan mereka, tempat itu adalah sebuah mall besar dan aku di sana berkerja di bagian lantai dasar dan lantai tengah, melelahkan sekali tapi lelahku adalah penyemangat bagiku . pukul 19:15 waktunya bagi ku pulang , agak cepat bukan , kariyawan normal pulang pukul 23:00 , itulah banyak orang kesal ke pada ku karena aku pulang terlalu awal walaupun atasan ku telah menjelaskan bawa aku pelajar SMA jadi kita bisa toleransi, tapi sebahagian dari mereka tetap tidak suka pada ku .
YOU ARE READING
Things That Different
Randomw a r n ! - using lowercase - typo(s) everywhere cerita ini sangat membutuhkan kritik dan saran kalian semua! 🙆💛 terima kasih, pPaipaw~ ✨✊ ©arrbit
