Selamat datang di duniaku. Takkan kau dapatkan senyuman dan pelukan hangat disini. Takkan kau temukan bahagia disini. Sebelum kau menyadari warna hidup bukan hanya kebahagiaan.
Coba duduk sebentar di beranda rumah reyot ini. Kan ku sajikan secangkir minuman hangat untukmu. Lihat apa yang ku suguhkan untukmu di cangkir putih itu. Jangan harapkan teh, kopi, apalagi coklat panas dariku. Karena yang ku suguhkan lebih dari itu. Bening,itu jawabmu.
Sudahkah muncul banyak pertanyaan di kepala mu? Sederhananya, telah ku seduh semua luka dan kebahagiaan mu yang lalu dalam secangkir minuman hangat itu. Kenangan yang kau kemas rapi hingga luka yang menyeruak wanginya. Semua menjadi satu. Selamat menikmati kehangatan di depan rumah reyot ini.
Jangan takut melanjutkan petualangan mu disini. Resapi saja semua aksara yang ku torehkan disini. Ini bukan perihal aku saja. Di dalamnya telah ku kemas rapi kisahmu, dia, dan dirinya. Tak ada titik berat disini. Karena yang berat hanyalah merelakanmu dengannya. Maaf, terbawa arus.
Sajak ini tak bertuan, karna tuan belum berkenan dengan puan.
Sekali lagi. Selamat datang di dunia ku. Dan nikmati aksara ku.
YOU ARE READING
Traumwelt
RandomSesap semua kata yang ada. Buka mata, hati, dan logika lebar-lebar. Culik apa saja yang bisa kau culik dari setiap makna yang kau temukan. Jangan biarkan dirimu hanyut tanpa terkesan. Ciptakan bekas untukmu sendiri. Ceritakan pada yang lain kesanmu...
