We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Chapter 1 - Your Face

86 1 0
                                        

"Akhhh.." aku memegangi kepalaku, saat salah satu anak yang sekelas denganku melempariku dengan buku.

"Rasain tuh".

"Makanya jangan sok pinter, sudah jelek, gendut masih saja tak tahu diri!" ucap salah satu anak perempuan tersebut.

"Makanya punya kaca ga sih?!, lihat muka udah mirip ta*"

Aku mencoba berdiri dan berjalan kearah bangkuku.

"Mau kemana?! urusan kita belum selesai" ucap Seirina mengambil kacamata yang kukenakan dan menghancurkan dengan kakinya.

"Hiks..Hiks..kenapa kau tega sekali" ucapku sambil menangis dan pandanganku kabur serta Seirina terus menerus memukuliku bersama temannya.

Bahkan teman sekelasku hanya melihatku tanpa mencoba menolongku hingga aku tergeletak pingsan di kelas.

"To...tolong".

•••

"Hushhh, mimpi ini lagi" ucapku terbangun bercucuran keringat sambil mengambil segelas air di samping tempat tidurku dan meneguknya sampai habis

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Hushhh, mimpi ini lagi" ucapku terbangun bercucuran keringat sambil mengambil segelas air di samping tempat tidurku dan meneguknya sampai habis.

"Hei, kau tak apa" ucap seorang lelaki yang tiba-tiba datang dan duduk di sebelah ranjang tempat tidurku, memelukku dan mencoba menenangkan ku.

"Rasanya trauma ini terus menyelimutiku, harus sampai kapan?" tak terasa air mataku mulai berjatuhan, rasanya memori itu tak pernah bisa hilang.

"Hushh, tenanglah, aku ada disini, kau sudah bukan Christine yang dulu kan, sekarang kau adalah Christine Emerald, seorang model terkenal, dan kau harus ingat, kau memilikiku" ucapnya mengusap air mataku.

Dia mengelus rambutku lembut seraya mengecup pucuk kepalaku beberapa kali, rasanya sangat menyenangkan dan membuatku aman.

Iya, aku telah menjalankan operasi plastik di Seoul, banyak yang telah kulakukan, dengan mengadaikan rumah peninggalan orang tuaku, bahkan dengan diet ekstrim.

Semuanya kulakukan karena trauma, bullyan yang sangat menyakitkan membuatku takut untuk pergi ke sekolah sewaktu sma.

"Taehyung, kau tahukan bahwa kita sudah pacaran selama 2 tahun, dan kau tak pernah merasa bahwa ini semua hanya kepalsuan" ucapku.

"Maksudmu?" tanyanya.

"Kau tak mempermasalahkan aku yang operasi plastik yang sangat banyak disetiap bagian wajahku" ucapku tertunduk.

"Dengar.." ucapnya sambil menangkup wajahku dengan begitu lembut.

"Aku mencintaimu bukan karena wajahmu, ataupun kecantikan mu, yang membuatku mencintaimu karena hatimu" sambungnya dan langsung mencium bibirku.

Dan tentu langsung kubalas, dia mencium dengan sangat perlahan. Tanpa ada paksaan yang kurasakan.

Bunyi alaram yang menghentikan ciuman kami membuat Kim Taehyung mendengus kesal.

'9 pagi'.

Aku hanya tersenyum geli.

"Cepatlah mandi di kamarmu, kita mempunyai photoshoot sebentar lagi" ucap Kim Taehyung dan beranjak keluar menuju kamarnya yang disebelah kamarku.

Kami sepakat mengetahui password kamar kami satu sama lain. Dan aku tak pernah mempermasalahkan hal tersebut.

Kami memang memutuskan untuk tinggal di apartemen semenjak oplas yang kujalankan, uangku yang kugunakan untuk oplas membuat hidupku berubah total.

Agensi dan perusahaan ternama berbondong-bondong menginginkanku untuk menghiasi sampul majalah mereka.

Aku langsung menuju kamar mandi dan berendam bath up air hangat, rasanya sangat menenangkan.

"Kim Taehyung, cowok yang sangat tampan, dan baik" gumamku sambil tersenyum kecil.

"Aku mencintaimu".

•••
Hi guys, jadi aku membuat cerita baru karena aku akhir-akhir ini tertarik dengan album lagu terbaru bts √(>¥<)√, aku suka banget, terlebih si Kim Taehyung, jadi aku buat cerita ini ya, semoga suka.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 25, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

My New Face x Kim TeahyungStories to obsess over. Discover now