1

38.9K 1.5K 16
                                        

"Hey Lisa apakah aku boleh duduk disamping mu? "tanya gadis bermata kucing pada gadis jangkung didepannya sedangkan gadis jangkung itu hanya mengangguk pelan pertanda bahwa si gadis bermata kucing boleh duduk ditempatnya.

"Terimakasih Lisa" lalu Jennie pun duduk disamping Lisa

"Selamat pagi anak-anak" ujar guru mereka yang baru saja memasuki kelas.

"Selamat pagi, Bu"

"Baiklah buka buku pelajaran matematika kalian hari ini ya,  kerjakan halaman 27 sampai selesai karna ibu tidak bisa menemani kalian, ibu ada rapat"

"Baik bu" Setelah guru mereka pergi mereka semua pun mengerjakan tugasnya dengan teliti.

"Hey Lisa bagaimana kalau kita bekerja sama? " tanya seorang gadis berbibir love yang tak lain tak bukan adalah sahabat Lisa.

"Boleh" sahut Lisa singkat lalu Lisa pun membalikan tubuhnya karna memang Jisoo dan Rose duduk berdua dibelakangnya, mereka mulai fokus tetapi lagi dan lagi mereka mulai dibuat pusing oleh beberapa tugas yang menurut mereka sulit.

"Humm apa kalian sudah selesai? " tanya gadis bermata kucing sambil membalikan tubuhnya sedangkan Jisoo langsung menjawabnya dengan menggelengkan kepalanya.

"Aku bahkan tidak mengerti"gumam Jisoo

"Kau benar Jisoo" sahut Rose yang memang sedikit tidak paham akan soal matematika mereka, walaupun guru mereka menjelaskan nya kemarin tetapi tetap saja tugas dan juga yang dijelaskan pun akan ada yang sedikit berbeda.

"Kau sudah selesai Jennie?"tanya Rose lalu Jennie pun mengiyakannya.

"Bagaimana jika kau mengajari kami?"sahut Jisoo dan tentu saja Jennie tidak keberatan untuk itu.

"Baiklah sini akan ku ajari kalian, perhatikan baik-baik ya" lalu Jennie pun menjelaskan cara mengerjakan tugasnya, Rose menyimak dengan baik sedangkan Jisoo hanya menatap Rose yang sedang memperhatikan Jennie begitupun dengan Lisa yang ternyata ia menatap Jennie bukan pada tugasnya

"Cantik"batin Lisa sambil tersenyum tipis

"Aku baru sadar ternyata tupai ini begitu Cute"batin Jisoo sambil tersenyum tipis. Sedangkan Jennie dan Rose tidak menyadari nya jika mereka sedang diperhatikan.

"Apa kau sudah paham Rose? " tanya Jennie pada Rose lalu gadis berambut blonde itu menganggukan kepalanya

"Kalian bagaimana? " tanya Jennie sambil menatap Jisoo yang masih asik menatap Rose, Rose pun baru sadar jika Jisoo memperhatikan nya sejak tadi lalu...

Plakk

"Awwwhhh Chaeyoung ini sakit" teriak Jisoo membuat seluruh siswa siswi yang berada dikelasnya menatap mereka sedangkan Jennie tertawa melihat kelakuan kedua temannya dan tanpa Lisa sadari Jennie sudah menatap nya balik dengan masih sedikit tertawa.

"Kau bagaimana Lisa? "

"Yeppeo "gumam Lisa yang masih bisa didengar ketiga temannya lalu Rose lagi dan lagi memukul kepala Lisa asal.

"Yakk chipmunk apa-apaan kau ini! " teriak Lisa mereka semua didalam kelas lagi dan lagi tertawa karna kelakuan Rose yang memukul asal Jisoo dan Lisa yang memang jahil.

"Kalian itu seharusnya memperhatikan Jennie saat menjelaskan tugas kita!" geramny

"Loh.. sejak tadi kami sudah memperhatikan nya" sahut Jisoo

"Kau tidak memperhatikan Jennie, Jisoo-ya, kau itu memperhatikan aku" Rose menatap tajam Jisoo, membuat sang empu nya langsung menundukkan kepalanya.

"Dan kau juga Lisa! " lanjutnya

"Aku memperhatikan nya"

"Iya memperhatikan wajah nya bukan materi yang ia ajarkan pada kita" kesal Rose sedangkan Lisa membenarkan posisi duduk nya seperti semula begitupun dengan Jennie.

"Kerjakan cepat Jisoo"

"Aku tak mengerti Rose" lirihnya sedangkan Rose hanya bisa menghela nafasnya.

"Aku akan mengajari mu kembali perhatikan baik-baik, arraseo?" ucap Rose dengan lembut, Jisoo pun menganggukan kepalanya.

"Anak pintar" balas Rose sambil mengusap kepala Jisoo lalu ia mulai menjelaskan semuanya pada Jisoo, sedangkan Lisa hanya terdiam memandang tugasnya.

"Hey, apa tugas mu jika hanya ditatap akan selesai dengan sendirinya? " tanya Jennie yang membuat Lisa tersadar.

"Aku akan mengulangi nya lagi untuk mu, tetapi perhatikan lah tugas mu bukan yang lain dan simak perkataan ku baik-baik."jelas Jennie membuat Lisa malu setengah mati.

"Haisshh pabbo-ya" lalu Jennie menjelaskan nya kembali dan Lisa pun mulai fokus pada apa yang Jennie jelaskan.

"Bagaimana? Apa kau sudah mengerti?" tanya Jennie, Lisa menganggukkan kepalanya dengan ragu.

"Coba kau kerjakan" lanjutnya lalu Lisa perlahan mengerjakan nya dengan teliti dan beberapa menit kemudian ia pun selesai lalu memberikan bukunya pada Jennie, Jennie sempat menatap Lisa bingung mengapa bukunya diberikan kepadanya lalu ia baru sadar jika Lisa menyuruhnya untuk mengoreksi jawabannya, Jennie pun mulai melihat jawaban soal dari tugas Lisa dan ya itu semua benar Jennie pun tersenyum dan menganggukan kepalanya.

"Gumawoyo" ucap Lisa lalu Lisa mengambil buku nya dari tangan Jennie dan ia merebahkan kepalanya diatas mejanya dengan wajah menghadap kedinding.

"Apa ia memang sedingin ini? " batin Jennie sambil memperhatikan Lisa yang sudah tertidur.








Ff kedua dari author ya semoga saja suka wkwk
Jangan lupa vote dan commentnya jika kalian bilang lanjut akan saya lanjut ❣️❣️❣️

My Little Girl (Jenlisa) Stories to obsess over. Discover now