Ini sebuah kisah perjalan, dimana matahari mulai terbit dan menghangatkan badan ini, 1° dimana saat kita siap menarik garis lurus. Tapi yang terpenting marilah kita bersyukur, karena tanpa kasih Tuhan Yesus saya dan kita hanyalah manusia biasa.
April 20 tahun silam, didunia ini lebih tepatnya di jepara, tapi bukan kisah kecil saya yang saya ceritakan melainkan tentang ekspedisi garis lurus.
2015 april tepatnya tanggal 8, saya menapakkan kaki saya di ketinggian 200MDPL, yaa ini adalah kali pertama saya meng explore alam ini. Tujuan saya adalah SINDORO, dengan ketinggian kurang lebih 3.200an MDPL, kurang lebih segitu.
Tanpa keraguan kaki ini terus menapak, melewati permukiman warga, hingga kami memutuskan ber istirahat di area vegetasi pos 2, saat itu kondisi alam tak seperti ini. Rasanya alam sangat gelap bagi perjalan kami saat itu, tapi apa boleh buat tekat kami terlalu kuat. Kami memutuskan berjalan dan tak lama kami mendapat sambutan hangat dari pemilik rumah, tanpa menunjukan wajahnya tapi rasanya mereka menuntun kami, rasanya was" memang tapi hati kami tetap percaya Tuhan. Pada pos selanjutnya kami memilih untuk istirahat dan melaksanakan ibadah, karena kami ber 3 dan salah satu dari kami muslim, sekitar pukul 3.30WIB. Setelah melepas lelah kami bersiap berjalan muncul lah sesosok hitam dari semak dan berkata cepatlah naik hari mau hujan, kaget memang tapi setelah menatapnya ternyata dia penjaga dari petugas perhutani.
Tanpa pikir panjang kami terus berjalan dengan track yang makin sulit, kami yakin kami bisa.
Hari mulai gelap tapi rasanya tak sampai ", ku hembuskan nafas dan menoleh ke belakang, tepat 90° sang surya mulai terbenam, hati ku resah saat itu dimana badan ini sangat lelah, tapi kuputuskan untuk melangkah dan ternyata post rest ada di balik semak~.....
YOU ARE READING
April
Adventureselamat datang di jurnal saya, jurnal ini terinspirasi dari salah satu cerita dengan tokoh binar, tapi jurnal ini bukan berisi tentang cinta, namun sebuah garis luruss,. awal cerita perkenalkan saya Josi, saya seorang pendaki, dan saya seorang manus...
