Minggu lalu aku dan ibu pergi kerumah sakit terdekat untuk memeriksa keadaan kesehatanku, dokter pun bilang bahwa aku mengidap penyakit lupus. Lupus sendiri adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh lainnya. Mungkin karena ibu tahu bahwa penyakit ku itu adalah penyakit yang sangat langka sekaligus berbahaya, ibu sangat khawatir dengan keadaan kesehatanku saat ini.
Aku sangat kasihan melihat wajah ibu pada saat itu, sebenarnya aku merasa bersalah karena baru memberitahu ibu bahwa ada banyak pertanda pada bagian tubuhku bahwa aku akan mengidap penyakit berbahaya. “Bu kata dokter apa yang harus dilakukan untuk penyakitku?” tanyaku kepada ibu yang pada saat itu ibu sedang mengendarai mobil. “kenapa baru bilang sekarang?” belum sempat pertanyaanku dijawab ibu, ibu malah nanya balik. “Emang kenapa dengan penyakitku ini bu?” ibu menoleh kearahku “Dokter bilang penyakitmu itu penyakit mematikan.” Jawaban yang baru saja diucapkan ibu membuatku sangat terkejut. Sebenarnya aku ingin menagis pada saat itu juga, namun aku merasa tidak enak dengan ibu.
Sesampainya dirumah, ibu langsung pergi kekamar adikku untuk memastikan bahwa adikku sudah pulang. Sedangkan aku, aku hanya terus memikirkan penyakit ku ini. Badanku merasa sangat lemas pada saat itu juga. Boro-boro berjalan kekamarku, berdiri aja aku merasa enggak kuat. Namun hal yang bisa aku lakukan saat itu hanya pura-pura terlihat kuat didepan ibu dan adikku.
YOU ARE READING
Lupus
AdventureAku hanya ingin berbagi kisah hidupku lewat tulisan ini, tulisan yang mungkin bisa membuat kalian sadar bahwa kehidupan sesungguhnya tidak akan bertahan lam
