Part 1

235 10 1
                                        

" Kenapa? kenapa gak bilang " kata kara menahan air matanya.

" maaf " kata edgar pelan.

" harusnya jujur supaya sakitnya sebentar tidak seperti ini bahkan sakitnya hampir mendarah daging " kata kara sambil mengatur sesak dalam dadanya.

" maaf " kata edgar lagi, sambil memeluk erat sang istri dari belakang.

Hening
.
.

" aku ikhlas " kata kara berbarengan dengan tetesan air mata yang tidak dapat dibendung lagi.

" Ssssttt.. jangan katakan itu, ini kecelakaan kita bisa mencari solusinya " kata edgar yang semakin erat memeluk sang istri.

Kara benar benar lelah seharian dia memikirkan masalah ini. Untuk tidur aja susah, otaknya dikuras habis dalam masalah ini. Hanya bisa menangis supaya mengalihkan sakit hatinya. Tidak habis pikir laki laki yang telah dinikahinya tiga tahun yang lalu itu telah memercikan api dalam rumah tangga mereka. Setelah dipikir pikir jika suaminya telah memiliki anak dari perempuan itu berarti mereka telah berhubungan dibelakangnya selama ini.

.
.

@rararero_ & @thisisxra (Author)

Maaf untuk typo nya
Masih penulis amatir
Di vote + comment

wrong love Where stories live. Discover now