Masih dengan mata setengah terpejam Daniel memanaskan mesin motornya. Peter kucing sulungnya ikut menguap dari atas jok penumpang. Sang tuan mengelus-elus kepala anabul itu sampai tak terasa dagunya terangguk-angguk menyentuh kerahnya sendiri.
"Ya Allah, DANIEL! Masih bisa tidur sambil berdiri anak ini!" Mendengar hardikan ibunya Daniel bangun gelagapan. Wanita gempal itu tampak siap menggebuk Daniel dengan sapu lidi di tangannya.
"Gak tidur Maaah! Aku lagi mikir aaah!" kilahnya seraya menghapus liur yang terbit di sudut bibir.
"Gak tidur gimana, orang ngorok! Makanya ah kamu itu kalo narik malam gak usah pake nongkrong-nongkrong segala. Jadinya kan tiap hari Mama harus—" otak Daniel yang sudah hapal dengan omelan ibunya otomatis meredam ceramah pagi itu.
Bisa dibilang ini sudah jadi rutinitas buat dia. Daniel yang bukan morning person digugah paksa dan harus menjalani semua kegiatan dini hari sambil mendengar roasting rap sang bunda. Bangun tidur, panasin motor, mandi, sarapan, anterin ibunya kerja, lalu ke kampus. Kadang kalau jadwal kuliahnya cukup siang, dia nyalain aplikasi dulu. Siapa tahu ada orderan yang gak jauh-jauh amat. Lumayan buat menuhin target bonus.
Kaya pagi ini, selepas mengantar ibunya ke sekolah, pemuda 20 tahun itu iseng-iseng mengaktifkan akun ojek online-nya. Profesi ini sudah setahun ia tekuni. Demi wanita yang sangat disayanginya itu Daniel ikut mencari nafkah guna meringankan beban ibunya. Maklum, dengan penghasilan sebagai guru SMA (apalagi sebagai orang tua tunggal), membiayai anak semata wayang masuk universitas bukan hal yang ringan.
Lagi pula motoran juga salah satu hobi Daniel, sayang jika tak diberdayakan.
Notifikasi di android-nya menyala. Daniel dapat orderan mengantar penumpang menuju mall yang satu arah dengan kampusnya. Gak pakai pikir panjang pesanan ia terima. Apalagi titik penjemputan tak terlalu jauh dari sekolah tempat ibunya bekerja.
Daniel K: Pagi ka
Daniel K: Sesuai aplikasi ya ka
Chat konfirmasi ia kirimkan sambil menyalakan motor dan putar haluan. Tak ada semenit kemudian sang customer melayangkan balasan. Isinya "Iya, mas. Sesuai GPS, patokannya warung jamu." Daniel sepertinya punya bayangan di mana titik yang dimaksud sang calon penumpang. Seraya bersiul riang ia mengirimkan balasan simple "Mohon ditunggu."
Tak sulit menemukan alamat tersebut, gak ada lima menit Daniel sudah masuk gang yang dimaksud pemesan jasanya. Sempit sih, tapi tergolong bersih dan asri. Rumah-rumah yang berjejer di sana tampak terawat walau hanya bagian dari perkampungan di kota.
Vario Daniel berhenti di depan salah satu kediaman dengan cat biru telur bebek. Di halaman yang tak terlalu lebar itu ada sepetak tanaman hias yang tertata rapi. Selain sesuai dengan keterangan yang disisipkan sang pemesan, entah mengapa Daniel merasa adem melihat pemandangan rumah sederhana tersebut.
Daniel K: Sy uda d dpn ka
Sejurus kemudian pintu rumah terbuka. Daniel menurunkan maskernya sedikit untuk menyapa si calon penumpang. Kalau dari usernamenya sih kayanya cewek, maklum gak ada profil picturenya. Dari tempatnya menunggu di depan pagar Daniel hanya bisa melihat punggung dan rambut hitam pendek sang customer, soalnya si 'kakak' lagi sibuk mengunci pintu rumah. Tampilannya rapi dengan kemeja warna salem dan celana kain yang digosok licin. Daniel senyum-senyum sendiri melihat figur tinggi ramping dan rambut lembut yang tertiup sepoi angin. Duh, cewek rambut pendek seperti ini favoritnya! Dia jadi makin penasaran pengen lihat wajah penumpangnya.
"Pagi Kak, mau jemput Mbak Onge benar di sini ya?" sapanya memastikan. Yang diajak bicara akhirnya berbalik badan dan berjalan menuju ke arahnya. Wajah Daniel yang dari tadi senyum-senyum langsung bengong.
KAMU SEDANG MEMBACA
[ONGNIEL] Bintang Limanya Ya!
RomanceDaniel Kasep > DRAMA OJOL & KOSTUMER: "Gan ane lagi bingung bgt niy, bbrp kali ngambil cs yg sama. Mana orgnya cakep bgt, ane suka jd g fockus. Ane dikasi nomernya, katanya biar gampang klo mo pesan ojek. Png chat coba ngajak kenalan lbh jauh tp...
![[ONGNIEL] Bintang Limanya Ya!](https://img.wattpad.com/cover/181066032-64-k209623.jpg)