Al-Fatihah 1 | Makna Kalimat Basmalah

1.5K 41 0
                                        

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
(QS. Al-Fatihah: 1)

Penjelasan:

Di antara sekian nama-Nya yang agung, Allah tidak memilih al-Maalik (Yang Maha Merajai), al-'Aziz (Yang Maha Perkasa), al-Mutakabbir (Yang Maha Memiliki Kebesaran), dan lain-lain sebagai "nama" untuk disebut hamba-Nya terus-menerus dalam setiap memulai membaca Al-Quran, tapi Allah memilih Ar-Rahman dan Ar-Rahim (Maha Pengasih dan Maha Penyayang).

Ternyata kata pertama yang disebut dalam ayat Al-Quran adalah sifat pengasih dan penyayang. Tujuannya adalah supaya hamba-Nya meniru kedua sifat Allah ini. Dengan mengamalkan basmalah, maka kita belajar menyayangi orang lain, baik yang berbuat baik maupun berbuat buruk kepada kita.

Bila ada setitik saja kebencian kepada manusia, mungkin karena kita belum mengenal dengan baik siapa pencipta manusia dan belum mengamalkan secara maksimal kandungan basmalah. Jika pun harus menghukum seseorang, hukumlah karena kasih sayang kita kepadanya, bukan karena benci.

Dalam kalimat basmalah ini, sifat Allah yang Ar-Rahman adalah kasih sayang Allah untuk semua makhluk, baik itu manusia, malaikat, jin, hewan, dsb.

Sifat Allah yang Ar-Rahman harus disandingkan dengan sifat Ar-Rahim. Sifat Allah yang Ar-Rahim adalah kasih sayang Allah yang khusus diberikan kepada orang-orang beriman.

Bagi seorang muslim yang sadar dan beriman kepada Allah, hendaknya hati selalu ingat kepada-Nya dalam berbagai tindak tanduk dalam keseharian.

Untuk itulah Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam menghimbau umatnya untuk memulai segala sesuatu dengan bacaan basmalah. Karena sesungguhnya hal itu dapat menyadarkan manusia dari tindakan rutinitasnya dan kembali berpikir dengan penuh kesadaran.

Nabi Muhammad Saw bersabda, "Setiap perkara baik yang tidak didahului dengan bismillahirrahmanirrahim, perkara itu terpotong (percuma atau tidak dianggap ibadah)."

Dari keterangan Rasulullah Saw di atas, maka secara otomatis bacaan basmalah dapat menggeser posisi tindakan rutinitas menjadi sebuah laku ibadah yang penuh makna. Sebagaimana kita menjalankan berbagai syariatnya.

Rasulullah Saw bersabda, "Tidaklah seorang yang membaca bismillahirrahmanirrahim kecuali Allah akan utus kepadanya seorang (malaikat pencatat) menuliskan 400 kebaikan untuknya."

Sebagaimana Rasulullah Saw menggambarkan posisi basmalah dalam rentetan keistimewaan yang lain. Rasulullah Saw bersabda, "Allah menghiasi langit dengan bintang-bintang, menghiasi malaikat dengan Jibril, menghiasi surga dengan bidadari, menghiasi para Nabi dengan Muhammad Saw, menghiasi hari dengan hari Jumat, menghiasi malam dengan lailatul qadar, menghiasi bulan dengan Ramadhan, menghiasi Masjid dengan Kabah, menghiasi mushaf dengan Al-Quran, dan menghiasi Al-Quran dengan basmalah."

Kajian Tafsir Al-Qur'anWhere stories live. Discover now