Selamat pagi, siang, sore, malam para reader yang telah meluangkan waktu untuk membaca cerita buatan author.
Dalam cerita kali ini author akan membuat cerita sampingan sebagai selingan proyek utama yang sedang dibuat.
Cerita ini hanya bertujuan sebagai for fun only. Yaitu untuk menghibur pembaca maupun penulisnya.
Isi dari cerita ini mayoritas adalah fiktif namun sebagian juga dicampur dengan sedikit kejadian yang pernah terjadi di kehidupan author.
Semoga para pembaca dapat terhibur dengan cerita buatan saya.
Hai reader, beberapa saat lagi kita akan memasuki chapter pertama dari cerita ini //plak kelamaan lu thor.
Oke oke chapter pertama ini berisi pengenalan tokoh utama dalam cerita ini.
Karakter utama dari cerita ini adalah Corazon dia merupakan seorang laki-laki berkaki 2 dan berkepala satu yang sekarang sedang menempuh pendidikan di tingkat SMK.
Usianya setengah dari 32 tahun. Hobbynya adalah mencari hobby. Makanan kesukaan nya adalah makanan yang tidak beracun. Warna kesukaannya merah. Lahir tanggal 23 juli 2002
MC POV
"Fyuh hari ini melelahkan juga" gumamku sepulangnya dari magang di sebuah perusahaan. Sudah sekitar sebulan aku mengikuti program sekolah yang satu ini.
Sudah menjadi kebijakan sekolah bagi siswa kelas 11 harus magang di suatu industri. Sebutan program ini cukup bermacam mulai dari PKL(Praktek Kerja Lapangan), PSG(Praktek Sistem Ganda)//eits bukan paris saint-germain, PSK eh typo yang barusan itu bukan singkatannya.
Simpelnya sih siswa diharuskan numpang di suatu industri agar mendapatkan pengalaman kerja dari tempatnya magang tersebut. Jadi seperti itulah yang sedang aku alami.
Kebetulan di tempat magang aku diletakkan di bagian Gudang.
Pekerjaan di Gudang ialah mendata barang datang dan menyiapkan sekaligus mendata lagi barang yang akan dikirim keluar.
Pekerjaan yang cukup santai dibandingkan pekerjaan temanku yang berada di satu perusahaan. Ia magang di bagian produksi.
Bagian produksi adalah bagian pembuatan barang seperti las, bubut dan sebagainya. Membahas penempatan magang, itu membuatku teringat hal yang cukup mengesalkan.
Alur Mundur
Waktu itu aku dan teman-temanku baru mendatangi industri yang akan jadi tempat kami magang.
Kami mendapatkan pengarahan dari salah seorang karyawan yang ada disitu.
"Jadi nanti dibagi 2 kelompok ya, 2 anak di QC 3 anak di produksi" ucap karyawan yang memberikan pengarahan kepada kami.
Karena tidak enak dengan teman-teman yang ingin mendapat posisi di produksi aku hanya berdiam menunggu opsi yang tersisa.
Dalam batinku aku berpikir posisi Quality control bukanlah pilihan yang buruk. Aku akan mempelajari cara menentukan kualitas bahan yang layak pakai.
Seperti dugaanku beberapa anak mengincar posisi produksi. "Kalian berdua ikut saya" ucap karyawan itu padaku dan seorang temanku.
"Nanti kalian gak apa-apa kan kalau saya taruh di Gudang" ucap karyawan tersebut sambil berjalan diikuti oleh kami. "Sebentar" gumamku dalam hati.
Bukannya dia bilang kami akan di posisi QC kenapa malah berubah jadi Gudang.
Kami berdua ini murid dari SMK teknik, pekerjaan di Gudang tidak ada hubungannya dengan Teknik terlebih jurusan kami adalah mesin produksi.
Dalam hati kecilku yang lebih kecil daripada ukuran butiran atom yang sudah diiris dadu aku merasa kecewa pada orang ini.
Secara tidak langsung ia membohongi kami berdua. Tapi kami berdua hanya bisa mengikuti instruksi tersebut karena tidak ingin menimbulkan masalah hanya karena masalah penempatan. Setelah beberapa menit kami sampai di Gudang.
YOU ARE READING
Super Sableng Squad
HumorHumor/komedi adalah salah satu genre yang juga diminati oleh khalayak ramai. Oleh karena itulah mencari cerita dengan genre itu tidaklah sulit. Di Antara ribuan atau mungkin jutaan cerita yang menjadikan komedi sebagai wajahnya, cerita ini akan menj...
