나와 내 엄마 (Me and Mothers)

31 0 0
                                        

Genre:
Comedy, romance, sad
||
.
.
.
Main cast:
Kang Seung Yoon
||
.
.
.
Song Eunso
||
.
.
.
Song Eunsin
Kang Seuh Yoon
||
.
.
.
Warning:
Typo bertebaran dimana-mana
||
.
.
.
Chapter 1:
Me and Mothers
||
.
.
.

Beberapa tahun terakhir aku banyak mengalami masa sulit
Kehidupanku mulai diselimuti kegelapan
Demi pelampiasan rasa prustasi
Aku salah langkah...
Untuk sementara aku menikmati kenikmatan sementara itu, namun dipertengahan aku baru sadar
Aku tersesat dan hilang arah
Pada akhirnya aku memutuskan untuk berhenti karena setiap kali aku melakukannya
Setiap kali itu pula aku merasa hancur
Kang Seung Yoon

Brakkk... brukkk... prangggg!!!! Terdengar suara perabotan rumah tangga yang sedang dilemparkan keluar rumah oleh para rentenir.

"Aku mohon tuan! Kasihanilah aku, aku berjanji akan melunasi semua hutang-hutangku, aku mohon!!! Tapi jangan lakukan ini"
Wanita paruh baya itu memohon dengan rasa prustasi.

"Hei, Ahjuma! Sudah berapa kali aku bilang, tidak ada tenggang waktu lagi. Kemarin kau juga bilang seperti itu dan sekarang begitu lagi? Dasar aish...!!!"

Lelaki yang notabene rentenir itu memaki, mengumpat dan memperlakukan wanita paruh baya yang malang itu dengan kasar.
"Aku mohon"
"Tidak bisa ahjuma... ohya! Mana anak dan suamimu?"
"Aku tidak tahu..."
"Aish..." (PLAKKK) rentenir itu menampar wajah ahjuma tersebut. Ahjuma meringis kesakitan. Ia hanya bisa menangis dan menggeram dalam hati. Siapa yang mau diperlakukan seperti itu. Hanya karena uang manusia bisa direndahkan. Namun sebaliknya, karena uang manusia dipuja-puja. Lalu disini siapa yang disalahkan? Apakah "penemu uang"? Entah kenapa "uang" seakan menyeramkan.

"Mulai sekarang kau tinggalkan rumah ini! Atau kalau tidak... kau dan keluargamu akan mati!" Ancam si rentenir.
Ahjuma itu hanya bisa pasrah dan menangis.

Dosa apa yang ia telah ia lakukan di masa lalu? Hidupnya hancur, keluarganya berantakan, dan tak ada harapan yang tersisa. Ia membatin haruskah ia mengakhiri ini semua dengan caranya sendiri, tiba-tiba pikiran itu muncul dikepalanya, lalu ia menggeleng, seketika sadar apa yang barusan dipikirkannya, salah.


Para rentenir telah pergi hanya menyisakan wanita paruh baya sendirian. Wanita itu menangis sesungukan memukul-mukul dadanya dan menggumamkan sesuatu yang tidak jelas.

"Eomoni! Apa yang terjadi?"
"Seung Yoon kau darimana saja?"
"Eomoni katakan padaku siapa yang melakukan ini semua? Cepat katakan! Apakah pria brengsek itu lagi?"
Seung Yoon geram bahkan ia tak sadar mencengkram kuat kedua bahu ibunya
Ibunya menggeleng lemah "bukan..."
"Lalu siapa?" Tanya nya penasaran
"Maafkan ibu, (hiks...hiks....) sebenarnya.... ibu minjam uang ke rentenir untuk biaya kulyah mu..." tangis sang ibu kembali pecah. Ia memeluk putranya, lebih tepatnya putra Kal Pil Suk, suaminya yang tak bertanggungjawab itu sudah sebulan yang lalu kabur entah kemana?
"Apa?" Seung Yoon tampak terkejut dan menyesal.

Perlahan ia melepas pelukan sang ibu, wajahnya lemas seketika.
"Seung Yoon, lakukan sesuatu, apapun itu. Yang penting kita bertahan hidup, ibu mohon Seung Yoon! Bagaimana ini? Nanti malam kita tidur dimana? Uang untuk makan juga tidak ada.... Seung Yoon...." wanita paruh baya itu menangis histeris, ia rapuh.
Lama Seung Yoon terdiam, ia tampak berpikir keras, setelah itu ia baru mengeluarkan suara
"Jangan khawatir Eomoni, mulai sekarang aku akan bekerja dan berhenti kulyah. Akan kulakukan apasaja, meski satu-satunya cara dengan menjual diriku. Akan kucari pria brengsek yang telah membuat ibu menderita dan akan kubuat dia berlutut di kaki ibu" ujar SeungYoon dengan penuh penekanan di setiap kata-katanya. Ibunya menatap Seung Yoon serius dan ia tampak menyesal atas apa yang diucapkannya sebelumnya.
"Seung Yoon -nna...." ibu dan anak malang itu berpelukan dan menangis.

Wild and YoungCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang