aku berkhayal jika diriku adalah dedaunan, sedang kau adalah embun pagi yang jatuh bebas tanpa rasa takut—karena aku akan membuatmu aman tanpa membuatmu menginginkan pergi.
aku berkhayal jika langit sore terbelah menjadi dua; aku mendapatkan semburat magenta, dan kau mendapatkan semburat jingga. Agar kita bisa menggenapkan senja bersama dan kau melupakan anganmu untuk pergi.
aku berkhayal jika diriku adalah ode, soneta, balada, maupun elegi—sedang kau adalah tiap-tiap bait yang berisikan diksi magis. agar kita tetap terikat dan kau takkan pernah memiliki niat untuk pergi.
aku berkhayal jika diriku adalah rumahmu, sedang kau adalah seorang petualang yang selalu ingat akan pulang. tak peduli betapa jauhnya kau pergi, kau akan kembali, selalu kembali—padaku.
aku berkhayal jika semua yang aku khayalkan bukanlah khayalan semata—sehingga aku tak perlu mengubur diriku dengan rasa sakit.
—
selebihnya, ini hanya kisah tentangku,
gauri agatha.
yang tuhan pertemukan dengan si dia tiap pulang sekolah. entah dimana saja.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"hyunjin!!"
"sudah kubilang jangan panggil aku hyunjin."
"padahal nama itu keren, kenapa jangan?"
"senandhika— itu terdengar lebih cocok kalau disandingkan dengan gauri."
☼☼☼
yHAAA, JEMPOLKU BENERAN GATAHAN GUYS H3H3.
sebenernya, cerita ini pernah aku post di line buat sonder desember, tapi ada aja yang maunya ini di up di wp.
yang belum tau sonder, sonder itu tantangan nulis yang diadakan setiap bulan sama kak nala dan kak rio.