Pada hari itu aku berpacaran dengan seseorang dimana saat itu aku terlalu sibuk dengan urusanku sampai sampai aku tak bisa mengabari dia ataupun mengirim pesan padanya.
Di keesokan harinya aku membuka hp dan tiba tiba banyak notifikasi darinya, di situ aku sangat senang karna mungkin aku di butuhkan olehnya aku buru buru untuk membaca pesannya setelah itu aku diam melihat pesannya yang bertuliskan "kamu sibuk yahh, sampai lupa sama aku." Di situ aku mulai tidak enak setelah aku melihat lagi pesannya di situ aku mulai benar benar sedih karna isi tulisannya "kita putus. Kamu terlalu sibuk dengan urusan kamu." Di situ hatiku patah, tak berdarah. Namun begitu parah.
Dari situ aku mulai berfikir, bahwa aku selalu sibuk dengan urusanku yahh tapi dari situ aku mulai belajar bahwa cinta harus dengan ketulusan dan kasih sayang. bukan dengan kesibukan yang tak penting.
Itu adalah Luka yg begitu parah dan aku berfikir bahwa Mengapa harus membenci luka ??. Bukankah Luka membuat Aku lebih dewasa. Tak lama kemudian dia memberi pesan padaku bahwa waktu itu dia terlalu egois. Dan dia meminta maaf padaku aku mengirim pesan padanya "memaafkan = melepaskan. Jadi aku ga bakalan memaafkan kamu." Dia pun membalas pesanku "Jadi ga bakalan di maafin??, gapapa dehh" Aku membalasnya "kalo aku memaafkan berarti aku melepaskan kamu." Dan dia pun memberi senyum lewat foto.
Hubungan kami di mulai dari 0 lagi dan aku melupakan kesibukanku yg membuat hatiku patah lagi dari situ kami bahagia dan kami bisa duduk bersampingan hingga kini.
YOU ARE READING
LUKA
RomanceLuka Itu Adalah Sebuah Bekas Kepedihan entah itu di kulit atau pun di hati tapi saya menceritakan Luka yg ada di hati.
