2018 adalah tahun di mana aku bertemu dengan banyaknya manusia-manusia keren, hebat dan luar biasa di bidang literasi. Berkat jasa dari seorang perempuan baik hati. Perempuan yang penuh kejutan. Selalu menyayangi karyawan-karyawannya. Sekaligus pemilik dari sebuah penerbitan yang beberapa anak cabangnya tersebar di wilayah Indonesia. Perempuan ini pula yang berhasil mengajak dan membuatku kecemplung, tapi aku tak berkeberatan sama sekali. Justru ingin semakin tenggelam di dalamnya. Penerbitan itu bernama AT Press.
Setiap karyawan dikumpulkan menjadi satu dalam sebuah grup whatsapp dengan alasan agar saling mengenal. Membaur satu sama lain. Dari penerbitan tersebut aku mendapat banyak hal. Selain ilmu tentang bagaimana caranya mengajak orang-orang untuk mau menerbitkan karyanya menjadi bentuk fisik, aku juga mendapat keluarga baru. Keluarga di mana aku bisa bebas bercerita bahkan tertawa bersama. Keluarga online begitu aku menyebutnya. Hampir seluruh penghuninya adalah makhluk nokturnal. Karena saking seringnya kelayapan di jam-jam pocong.
Dari AT Press aku pun mengenal dua orang yang sampai saat ini aku menyebutnya sebagai duo satpam. Dari mereka aku mendapat pelajaran tentang arti sebuah persahabatan. Bahwa persahabatan tak 'kan pernah sanggup dinilai dengan uang.
Terhitung sampai sekarang sudah sekitar sembilan bulan bergabung dengan cabang penerbitan bernama AT Press Jabodetabek yang berada di bawah payung AT Press. Terselip harap aku ingin selalu bisa membersamai mereka dari bawah sampai sukses.
YOU ARE READING
10 KALI TANTANGAN MENULIS KATAHATI
RandomTulisan yang saya publikasikan di sini adalah untuk menjawab tantangan menulis dari Katahati yang akan diberikan setiap dua hari sekali selama 10 kali. Dari sini saya juga berharap agar saya mampu dan bisa untuk konsisten dalam dunia ini. Dunia yan...
