First Day

48 2 1
                                        

Hari ini adalah hari pertama Dejun menjadi ketua OSIS. Paska pemilu OSIS seminggu yang lalu, Dejun berhasil menempati posisi pertama. Tidak sia-sia Dejun mengajak team makan bubur yang tidak diaduk untuk memilih dia, jangan lupa team batagor dia ajak juga, makanya poin pendukung Dejun lebih tinggi dari Yangyang dan Jaemin yang juga mendaftarkan diri sebagai calon ketua OSIS.

Dejun sudah berada di sekolah tepat jam enam pagi. Terlihat dia membawa bangku kosong yang berada di pos satpam untuk dia duduki tepat di tengah-tengah gerbang sekolah, katanya mau lihat siapa yang tidak mentaati peraturan sekolah biar langsung dihukum.

"Wah, nak Dejun kok rajin banget jam segini udah patroli aja?" Sapa pak Jajang, satpam sekolah.

"Iya dong, ketua OSIS." Ucap Dejun, lalu memainkan hp nya. Main hago dulu sebelum yang lain pada datang,  katanya dalam hati.

Sudah menjadi keseharian Dejun sebelum terpilih menjadi ketua OSIS, yaitu main Hago sebelum masuk kelas dan menjadi top global main Fun Link dengan waktu 10 detik. Kata Lucas sih, 'Itu jari apa cahaya, kok cepet banget?'.

Waktu menunjukkan pukul 07.00 pagi, dan siswa satu persatu mulai berdatangan. Saatnya menutup hp dan mulai bekerja, batin Dejun.

Teman-teman OSIS yang lain (anggota inti) juga sudah datang dan ikut patroli bersama Dejun, kecuali Yangyang yang masih belum kelihatan batang hidungnya.

"HEH ITU DASI NYA DIPASANG."

"TOLONG YA KALO KE SEKOLAH TUH ROK NYA JANGAN KETAT, INI SEKOLAH BUKAN CATWALK."

"LIPSTIK NYA TEBEL BANGET, HAPUS DULU."

"BAJUNYA MASUKIN KEDALAM MALEEN."

Begitu kira-kira teriakan Dejun pagi ini. Cukup membuat sebagian yang sudah datang jengkel namun tidak bisa melawannya, mencoba melawan bisa mati.

"Galak amat, buset!" Ucap Lucas.

Sahabat Dejun satu ini, satu spesies gesreknya, tapi Lucas masih mempunyai hati nurani untuk tidak galak-galak sama orang lain, apalagi makhluk yang bernama cewek.

"Baju lo keluaran, cepet rapiin! Atau akun ML lo gue jual." ancam Dejun, membuat Lucas segera merapikan bajunya.

Lucas tidak rela kalau akun ML nya dijual sama Dejun. Mentang-mentang tau password akun ML nya, makanya Dejun berani ngancem Lucas kayak gitu.

"Nomu nomu galak!" Seru Lucas dan segera lari ke dalam sekolah. Membuat Dejun menghembuskan nafas kesal.

"Pagi pak bos!" Sapa Yangyang, wakil ketua OSIS yang baru saja datang.

Dejun menoleh dan mendapati Yangyang sedang makan sesuatu.

"Apaan tuh?" Tanya Dejun

"Siomay lah, apa lagi" ucap Yangyang, asik memakan Siomay nya.

"Masih pagi udah makan siomay, ga enek apa? Mending batagor ada krenyes-krenyes nya" ungkap Dejun.

"Siomay kenyel, ga bikin sakit gigi woy"

"Udah lah, gue gak ada waktu buat debat sama lo! Btw ini udah bel masuk, lo patroli di gerbang ujung sana dan catet yang telat hari ini, terus suruh temuin gue disini" ucap Dejun, yang segera dituruti oleh Yangyang.


Gak berapa lama, terlihat seorang gadis lari dari muka sekolah menuju ke dalam. Dejun yang melihat itupun tidak tinggal diam.

"Woi! Mau kemana?" Tanya Dejun gak nyantai.

"Ya mau masuk lah, apa sih ngalangin aja!"

"Udah jam berapa?" Tanya Dejun lagi.

"Ah lo kepo banget sih! Gue hari ini kepepet banget, udah ah jam istirahat aja kalo lo mau hukum gue" kesal gadis yang ada dihadapannya.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Feb 01, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Serendipity - Xiao De Jun Where stories live. Discover now