Sebenci itukah kau terhadapku?
Pernahkah kau membayangkan, bahwa orang yang paling kau benci adalah orang yang paling mencintaimu? Apakah aku egois, memikirkanmu seperti itu? Aku hanya tak ingin kau mengetahuinya, setidaknya untuk saat ini.
Jarak diantara kita, perlahan semakin terlihat. Kau, dengan senyummu disana. Dan aku, disini, dengan tangisku.
Aku ingin menghindar darimu. Tetapi, bahkan, jika aku mencoba dengan keras, aku tetap tak bisa menemukan tempat untukku bersembunyi darimu. Hanya karena kau sebegitu membenciku atau cintaku yang terlalu dalam untukmu, aku tak dapat menyembunyikan diriku. Kau mengetahuinya. Aku terjebak olehmu. Hanya saja, aku tak dapat melarikan diri, juga.
Tapi, selama kau mengetahuinya, itu tak jadi masalah untukku.
Meskipun aku tak bisa menyentuhmu, itu tak apa.
Meskipun aku tak bisa memelukmu, itu tak apa.
Aku kesepian tanpamu, aku mengakuinya. Cintaku adalah cinta yang penuh kesepian.
Aku cinta padamu.
Tak apa-apa, selama kau mengetahuinya.
Aku tak akan berharap untuk apapun. Hanya saja, sejak kapan, aku ingin kamu untuk bahagia. Jadilah orang yang lebih bahagia dari orang lain. Lebih daripada aku.
December 24th, 2018.
