mulai

1.1K 213 7
                                        

Raesung membanting sebuah boneka usang ke arah sofa berwarna abu di studionya. Perasaan gelisah atau entahlah apa itu namanya tengah Raesung rasakan.

Dulu, tidak pernah ada rasa seperti ini. Sebelum sosok tinggi berasal dari jepang datang. Beberapa tahun yang lalu Raesung masih biasa saja pada remaja tinggi menjulang itu, tapi sekarang.......

"Rae" Suaranya yang adem bisa Raesung dengar melalu telepon pintar di tangannya.

"Bacot"

"Hahahha"

"Serius Noa, gada yang lucu"

Noa siempunya suara mengerenyit, bisa Raesung liat dari layar smartphonenya Noa tengah tertawa.

"Ya kata siapa ada yang lucu?"

"Udah gosah dibahas. Istirahat gih"

"Ntar dulu, yang video call sama gue masih kangen katanya"

Raesung menggeram, lalu menggerutu pada sosok di layar ponselnya itu.
"Noa please"

"Kalo masih kangen gapapa Rae, gue bisa istirahat nanti"

"Tapi lu pasti capek"

Noa tersenyum. aduh.

"Buat lo apa si yang nggak"

"Jijik"

Noa tersenyum
"Bener kata lo Rae, baru beberapa jam ga ketemu, udah kangen"

Raesung tidak bisa menolak agar pipinya tidak merah. Sungguh, kenapa ia bisa sebegini menggelikan???? Semua gara-gara Noa kazama.

"Kan apa gue bilang"

Noa tersenyum, lalu tak sengaja menguap.

"Noh, lo capek. Tidur aja gih"

"Serius gapapa?"

"Iya"

"Oke deh"

"Gue matiin ya"

Noa mengangguk "Eh bentar"

"Apa lagi" Raesung mulai kesal, ia benar-benar tak tega melihat wajah Noa yang lelah

"Sayang Raesung"

1
2
3
"NOA KAZAMA"

pip

Rasanya, perut Raesung terkocok hebat sehingga ia meringis malu.

"Astaga, Noa!"

oss | noraeWhere stories live. Discover now