Minhyun memasuki apartemennya dengan wajah kesal. Dihentakkan kakinya sambil berjalan memasuki kamarnya. "Ish kenapa sekarang dia suka sekali menggoda wanita sexy sih?! Argh menyebalkan" ucapnya seraya berdiri di depan cermin "Atau tubuhku sudah tidak sexy lagi hingga dia mulai menggoda wanita lain?" setelah mengatakan itu ia memperhatikan tubuhnya dengan seksama. "Ini tidak bisa di biarkan! Pokoknya Jonghyun hanya boleh menggodaku! Aku harus membuatnya kembali melirikku"
Minhyun membuka sebuah lemari yang berisi beberapa sex toys yang di koleksinya dan mengambil beberapa mainan tersebut untuk digunakannya. "Akan ku buat kau menyukai tubuhku lagi Jjuyah" ucapnya sambil tertawa licik
.
Hukuman
.
Jonghyun memasuki apartemennya. Sebenarnya bukan apartemennya saja, tetapi apartemen miliknya dengan Minhyun. Ia dan Minhyun adalah sepasang kekasih. Dan mereka memutuskan tinggal bersama disebuah apartemen saat kuliah di tempat yang sama di Seoul.
Langkah kakinya ia bawa berkeliling mencari kekasihnya. Tak kunjung ketemu akhirnya ia memilih masuk kekamarnya dengan Minhyun sebagai pilihan terakhir. Karena seharusnya Minhyun sudah pulang dari sore tadi. Ia yang memiliki jadwal kuliah hingga malam membuatnya membiarkan Minhyun pulang sendirian hari ini.
Baru saja satu kakinya menginjak lantai kamar, sebuah tangan menariknya hingga ia terbentur di dinding samping pintu. Didepannya terlihat Minhyun sedang memamerkan gigi putihnya dengan tawa anehnya. "Astaga Min, kau mengagetkanku"
"Hehe mianhae Jjuyah" Ucap Minhyun dan memeluk Jonghyun dengan erat. "Jjuyah~, aku merindukanmu"
Jonghyun hanya terkekeh. Ingin ikut memeluk Minhyun tetapi tak bisa karena tangannya ditahan Minhyun di belakang punggungnya. "Kita kan hanya tidak bertemu beberapa jam saja sayang, sudah kangen aja hm?"
"Biar saja. Walau baru semenit pun aku tetap kangen dengan Jjuyah" jawab Minhyun manja. Diam-diam ia tersenyum miring. Dengan perlahan ia mengikat tangan Jonghyun dengan tali
Jonghyun yang tersadar segera mencoba membebaskan tangannya dari kegiatan Minhyun. Namun sayang ia tak bisa karena Minhyun sudah selesai mengikatnya. "Kenapa kau mengikat tanganku?"
Minhyun menatap Jonghyun dengan senyum miringnya. "Karena aku ingin menghukummu" Didorongnya Jonghyun agar duduk di sofa yang berada di kamar mereka
"Kenapa kau menghukumku? Aku salah apa?"
Minhyun duduk di paha Jonghyun. "Salahmu? Karena kau suka menggoda wanita lain" katanya dengan menatap tajam mata Jonghyun. "Dan aku tidak suka itu! Kau hanya boleh menggodaku! Kau hanya boleh tertarik dengan tubuhku! Dan tidak boleh melirik wanita atau lelaki manapun!" lanjutnya sambil membuka kancing kemeja Jonghyun satu-persatu. Melepaskan kemeja itu hingga tertahan di tangan terikat Jonghyun dan di lanjutkan membuka celananya
"Dan bagaimana caranya kau menghukumku hm? Kau bahkan selalu pasrah di bawahku saat kita bercinta"
"Tentu saja aku tau. Aku bisa menghukummu dengan ini" katanya dengam menunjuk cock ring dan memasangnya di penis Jonghyun
Jonghyun menatap nanar penisnya yang sudah terpasang cock ring. "Kau mau membalas dendam karena aku sering menggunakan itu di penismu?"
YOU ARE READING
Hukuman
FanfictionKumpulan ff NC Rate M!!! BxB KALO GK SUKA GK USH BACA PLEASE! JANGAN ASAL REPORT AJA!! GK TAU APA SESUSAH APA BIKIN SEBUAH CERITA! Cerita 1(HUKUMAN): Jonghyun SEME! Minhyun UKE! Cerita 2(Makan Malam 'Horor' kita pt2): Minhyun SEME Jonghyun UKE!! *N...
